mencerca setitik ilmu pengetahuan

blog adalah majalah digital.dimana padawalnya penulis memuat berita selanjutnya dimasukan dalam majalah elektronik yaitu melalui blog atau perangkat blog lainya.

pendapat sedulur 4 5pancer.

Pada Kidung dari Mas Adi, disebutkan bahwa “Saudara Empat” itu adalah Marmati, Kawah, Ari – ari (plasenta/ tembuni) dan Darah yang umumnya disebut Rahsa. Semua itu berpusat di Pusar yaitu berpusat di Bayi.
Jelasnya mereka berpusat di setiap manusia. Mengapa disebut Marmati, kakang Kawah, Adhi Ari – Ari, dan Rahsa? Marmati itu artinya Samar Mati (Takut Mati)! Umumnya bila seorang ibu mengandung sehari – hari pikirannya khawatir karena Samar Mati. Rasa khawatir tersebut hadir terlebih dahulu sebelum keluarnya Kawah (air ketuban), Ari – ari, dan Rahsa. Oleh karena itu Rasa Samar Mati itu lalu dianggap Sadulur Tuwa (Saudara Tua). Perempuan yang hamil saat melahirkan, yang keluar terlebih dahulu adalah Air Kawah (Air Ketuban) sebelum lahir bayinya, dengan demikian Kawah lantas dianggap Sadulur Tuwa yang biasa disebut Kakang (kakak) Kawah. Bila kawah sudah lancar keluar, kemudian disusul dengan ahirnya si bayi, setelah itu barulah keluar Ari – ari (placenta/ tembuni). Karena Ari – ari keluar setelah bayi lahir, ia disebut sebagai Sedulur Enom (Saudara Muda) dan disebut Adhi (adik) Ari-Ari. Setiap ada wanita yang melahirkan, tentu saja juga mengeluarkan Rah (Getih=darah) yang cukup banyak. Keluarnya Rah (Rahsa) ini juga pada waktu akhir, maka dari itu Rahsa itu juga dianggap Sedulur Enom. Puser (Tali pusat) itu umumnya gugur (Pupak) ketika bayi sudah berumur tujuh hari. Tali pusat yang copot dari pusar juga dianggap saudara si bayi. Pusar ini dianggap pusatnya Saudara Empat. Dari situlah muncul semboyan ‘Saudara Empat Lima Pusat’

papun pengertian Sedulur papat Lima Pancer semuanya tergantung dari tingkat kepahaman, wawasan seseorang, asal Positif demi mencapai tingkat keimanan pada sang Pencipta,

Jika boleh saya ikut memberikan wawasan lain tentang Sedulur Papat Limo Pancer yang lebih Ilmiah , Natural dan bisa diterima berbagai kalangan , etnis , agama dan suku apapun.

kadang leleluhur kita tidak begitu transparan memeberikan petuah-2 nya. sehingga banyak salah jalan dan presepsi untuk mencapai kemanunggalan seseorang dengan sedulurnya. sehingga yang terjadi justru kelebihan2 yang seakan-2 telah menyatunya diri seseorang dengan sedulurnya. dan banyak disekitar kita seseorang yang sudah mencapai panyatuan diri dengan sedulurnya yang istilahnya LIMO DADI SIJI memiliki kemampuan , kelebihan yang tidak sedikit digunakan untuk mendukung kegiatan negatif. ( santet, tenung,melet, penyalahgunaan kemampuan kelinuwehannya).

Sebenarnya sedulur Papat Limo Pancer yaitu PANCA INDRA kita.
1. Telinga 2. Mulut 3. Hidung 4. Mata dan 5. Hati.

Siapapun mereka , agama, suku,etnis, golongan dan kalangan apapun jika bisa mengkondisikan Ke 4 Indra itu di maksimalkan untuk selalu kegiatan yang positif kemudian di ikat dengan HATI gak akan mustahil akan menyatu dengan sendirinya LIMO DADI SIJI ,

ini pengalaman dari teman-2 yang sekarang selalu diskusi tentang kehidupan di padepokan Jambu Klampok , tidak heran mereka bisa Menerawang, mengusir bahkan memusnahkan penghuni-2 Alam yang merusak tatanan Alam. tanpa harus menyiksa Raga ( Bertapa, puasa, wirid jutaan, melekan dll) semuanya cukup dilakukan dengan selalu mencari nilai PLUS setiap kegiatan sehari-2nya. dengan sendirinya SEDULUR PAPAT LIMO PANCER akan selalu hadir disaat kita membutuhkan…..

mau gabung …… datang aja ke padepokan jambu klampok………atau

Oktober 21, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | TENAGA DALAM | | No Comments Yet

PENDAPAT SEDULUR 4 5 PANCER

Sebelumnya mohon maaf bila terjadi perbedaan pendapat….di sini ketika orang berbicara Jamus KalimaSada itu terjadi berbagai versi pemahaman yg berbeda,,, kl dari asal cerita, yaitu Sang Begawan Abiyasa menulis tokoh dalam lakon baratha yudho memang pemegang Jamus ini bukanlah Kurawa, akan tetapi setelah di maenkan oleh sang sutradara ( dalang ) itu terjadi distorsi mengenai pema`na an dari kalimat itu sendiri. Kl dari sisi Ilmu Kesehatan maka sang sutradara akan mengartikan bahwasannya kalimat ini menjadi Kalima Usada:::
Yang berarti lima cara untuk mengobati,,,usada beda dengan kasada
lho, pasti ada kepentingan. Tetapi dari ma`na kalimat tentunya kita akan kembali melihat sejarah pewayangan ini secara “PAKEM” akan kita dengar suluk dari sang dalang secara asli,,,seperti uongnngngngng tan soyo dalu araras sabyor kang lintang kumedep.. titi syonyo wes tengah wengi dst,,,,ingsun bakal miwiti cerito…… makuno loyo,,, karyanane ……….niro.
titik2 di sini sekarang sudah tak kita jumpai lagi kata2…. trus asal dari wayang sendiri dari bangsa india,,,trus kenapa sekarang arti kalimat dsi sini beralih ke ma`na yg bukan aslinya….????
kalau dari pemahaman saya : “kalimo’” : kelima…..”sada” : di gambarkan dengan lidi yg tegak jumlahnya hanya 1, seperti,,,sada lanang,,, ka sada, jadi kl hanya berdasar cerita yg sekarang sudah terjadi berbagai macam kepentingan jadi rancu.
Bagi yg sudah pernah lelaku menemui sedulur papat kalimo pancer…pernah bercerita pada saya bertemu dengan makluk,,,,cm detailnya saya bisa ceritakan secara bebas di sini,,,maaf.
matur nuwun

(tidak ada masalah dengan perbedaan pendapat, disini bebas, kami hanya memaparkan yang kami mengerti, diluar itu tidak.. titik dari materi ini tidak membahas Kalimasada, tapi karena ada sedikit diungkap, boleh kami luruskan bahwa banyak dalang yang juga tidak mengerti tentang Kalimasada secara utuh, maka sering diartikan dan dipelesetkan menjadi kalimat lain, seperti yang anda bilang; Kalima Usada, dan lainnya seperti Kalimasahadat, banyak lagi..
Sejarah perwayangan masih dipederbatkan antara orang india belajar ke jawa atau saat orang india datang kejawa membawa perwayangan, karena banyak hal yang berkaitan dengan perwayangan tidak ditemukan di india, demikian salah satunya contoh wayang kulit tidak ada di india. Dalam perwayangan telah banyak kata-kata juga jarang sudah dijumpai seperti, “Suro diro jayaning kang rat, suro brasto cekaping olah darmastuti” dan masih banyak yang hilang lagi.. apalagi mau mengerti artinya, tentu lebih tidak mungkin. maka kita wajib, menjaga kelestarian ajaran asli, bukan malah membuangnya lantaran kepentingan kelompok atau ketidak mengertian. Benar arti Kalimasada, disini bisa kami berikan sedikit maknanya: Kalimasada merupakan uraian dari Jawa itu sendiri berasal dari kata:
Ka artinya: Yang/ka
Lima artinya: Lima (5), (angka 5 sendiri mempunyai arti yang lebih di jawa.)
Sada artinya: lidi/selalu
Jadi, makna Kalimasada adalah Lima dalam Kesatuan
demikian sharing kami secara sederhana. Red)

Mengenai KALIMOSODO, saya pernah mendengar itu sebenarnya bahasa halus dari KALIMAH SYAHADAT, ini pernah saya baca di buku sejarah pewayangan dan para wali songo.
Mengenai DULUR PAPAT KELIMA PANCER, menurut pendapat dan pengalaman saya secara pribadi dan berguryu di daerah jawa timur, itu adalah 4 unsur yaitu API,TANAH,AIR dan ANGIN atau DULUR PAPAT(empat saudara kita) dan ke5 adalah CAHAYA( NUR) atau ROH, jadi secara tubuh adalah sedulur papat dan secara bathin adalah pancer atau roh dengan unsur cahaya.

Salam …
Boleh kasih komentar ya …. (tapi jangan dibilang nyeleneh ya pak Mod ..he..he…)
Saya setuju dengan pak MOD bahwa Kalimasada sudah ada sebelum kalimah syahadat dengan bahasa Jamus Kalimasada yang selama masa itu dipegang oleh Kiai Semar (menurut kisah pewayangan). Sedangkan Kalimah Syahadat yang dimaksudkan oleh mas Aries adalah suatu cara yang digunakan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga dalam menyampaikan misi da’wah Islamiyah dimana pada masa itu beliau melihat bahwa dengan pewayangan (hiburan) mungkin mudah untuk bisa mengerti tentang Islam. Dan masing-masing anggota Walisongo mempunyai cara yang berbeda dalam menyampaikan da’wah ini. Dilihat dari urut kisah yang ada, Kalimasada adalah 5 cara yang bisa ditempuh untuk menyembuhkan penyakit hati (iri, dengki, sombong dll) …. Mungkin pada kadang Gantharwa lebih paham mengenai ini. Sedangkan makna ‘Sedulur Papat Kalimo Pancer’ adalah watak/karakter yang dimunculkan dalam kisah pewayangan dimana Kiai Semar sebagai lingkaran cahaya yang kemudian memecah menjadi 3 bagian (4 bagian termasuk Semar). 3 bagian inilah yang digunakan nama : Gareng, Petruk dan Bagong yang untuk selanjutnya disebut ‘Punakawan’ (pembantu, bukan seperti pembantu rumah tangga loch ya … tapi selalu membantu memberikan saran masukan yang bersifat positif kepada Prabu Kreshna) dimana ketiga bagian ini memiliki watak dan karakter yang berbeda-beda tetapi tetap mendukung ‘Kalimo’ nya. Jadi ‘Sedulur Papat’ adalah para Punakawan ini dan yang ke-5 nya adalah diri Prabu Kreshna dimana dalam hakikatnya Prabu Kreshna ini adalah Ruh manusia yang ditiupkan oleh Allah SWT. Sedangkan yang 4 sifat adalah sifat unsur pendukung yang dimasukkan oleh Allah (Air dan tanah adalah bagian dari Lumpur hitam yang bau (2 unsur), unsur Cahaya (penciptaan malaikat) – 1 unsur dan 1 unsur sisanya adalah Api (penciptaan Jin dan Iblis). Jadi keempat unsur inilah yang dilambangkan oleh para Punakawan ini. Oleh karena itu “manusia akan lebih tinggi derajatnya daripada malaikat jika mampu menundukkan hawa nafsunya (unsure API) dan akan lebih rendah daripada Iblis jika hawa nafsunya menguasainya”.

Ini pendapat dari saya ya pak MOD bukan berarti harus diterima loh ….

Wassalam
ATMO

8. Y.Hendrayana – Mei 3, 2007
Buat Mas Josie lagi ini ada tulisan yang mungkin bisa jadi bahan perenungan mudah2n bermanfaat.

Perjalanan Mencari Yang Haq

Ada dua jalan yang ditempuh orang dalam mencari yang haq dengan masing-masing dalilnya :
1. Man `arafa nafsahu faqad `arafa rabbahu
Barang siapa mengenal dirinya maka pasti dia akan kenal Tuhannya. (Dalil ini yang sangat populer dikalangan sufi, meditator , filosof, teolog)
2. Man `arafa rabbahu faqad `arafa nafsahu
Barang siapa yang kenal Tuhannya pasti dia akan kenal dirinya.

Pada jalan Pertama, biasanya di lakukan oleh para PENCARI MURNI, mereka belum memiliki panduan tentang tuhan dengan jelas. Dia hanya berfikir dari yang sangat sederhana …yaitu ketika ia melihat sebuah alam tergelar, muncul pemikiran pasti ada yang membuatnya atau ada yang berkuasa dibalik alam ini, … mustahil alam ini ada begitu saja … dan alam merupakan jejak-jejak penciptanya … Dengan filsafat inilah orang akhirnya menemukan kesimpulan bahwa Tuhan itu ada.
Sebagian meditator atau ahli sufi menggunakan pendekatan filsafat ini dalam mencari Tuhan, yaitu tahapan mengenal diri dari segi wilayah-wilayah alam pada dirinya, misalnya mengenali hatinya dan suasananya, pikiran, perasaannya, dan lain-lain sehingga dia bisa membedakan dari mana intuisi itu muncul, … apakah dari fikirannya, dari perasaannya, atau dari luar dirinya…

Akan tetapi penggunaan jalur seperti ini sering kali membuat orang mudah tersesat, karena pada tahapan-tahapan wilayah ini manusia sering terjebak pada ‘kegaiban’ yang dia lihat dalam perjalanannya, … yang kadang-kadang membuat hatinya tertarik dan berhenti sampai disini, karena kalau tidak mempunyai tujuan yang kuat kepada Allah pastilah orang itu menghentikan perjalanannya …. Karena disana dia bisa melihat fenomena / keajaiban alam-alam dan mampu melihat dengan Kasyaf apa yang tersembunyi pada alam ini … akhirnya mudah muncul ‘keakuannya’ bahwa dirinyalah yang paling hebat …akan tetapi jika dia kuat terhadap Tuhan adalah tujuannya, pastilah dia selamat sampai tujuannya…..

Teori yang dilakukan tersebut adalah jalan terbalik, karena dalam pencariannya ia telusuri jejak atau tanda-tanda yang ditinggalkannya (melalui ciptaan / alam), … ibarat seseorang mencari kuda yang hilang, yang pertama di telusuri adalah jejak tanda kaki kuda, kemudian memperhatikan suara ringkik kuda dan akhirnya di temukan kandang kuda dan yang terakhir dia menemukan wujud kuda yang sebenarnya ….Hal ini sebenarnya sangat menyulitkan para pelaku pencari Tuhan, … karena terlalu lama di dalam mengidentifikasi alam-alam yang akan di laluinya ….

Dalil yang ke dua : adalah melangkah kepada yang paling dekat dari dirinya …yaitu Yang Maha Dekat, … langkah ini yang paling cepat di tempuh dibanding dalil pertama… Karena dalil pertama banyak dipengaruhi oleh para filosof pada jaman pertengahan dalam hal ini filsafat Yunani. Teologi Kristen dan Hindu telah banyak mempengaruhi filsafat ini. sehingga Al Ghazali gencar mengkritik kaum filosof dengan menulis kitab tentang tidak setujunya dengan ide filsafat masa itu yaitu Tahafut Al Falasifah / kerancuan filsafat ….
Al-ghazali membantah pemikiran yang dimulai dengan rangkaian berfikir TERBALIK, … beliau mengajukan gagasan bahwa ummat islam harus memulai pemikirannya dari sumber pangkal ilmu pengetahuan yaitu Tuhan, BUKAN dimulai dari luar yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya, artinya sangat berbahaya karena di dalam filsafat memulai berfikirnya dari tahapan yang real menuju esensi dibalik semuanya berasal.

Sedangkan di dalam Islam menunjukkan keadaan Tuhan serta jalan yang akan di tempuh sudah di tulis dalam Alqur’an agar ummat manusia tidak tersesat oleh rekaan-rekaan pikiran yang belum tentu kebenarannya…
Pencarian kita telah di tulis dalam Alqur’an dan Allah menunjukkan jalannya dengan sangat sederhana dan mudah …tidak menunjukkan alam-alam yang mengakibatkan menjadi rancu dan bingung … karena alam-alam itu sangat banyak dan kemungkinan menyesatkan kita amat besar…

Mari kita perhatikan cara Tuhan menunjukkan para hamba yang mencari Tuhannya .
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perinta-Ku) dan hendaklah mereka itu beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 186)

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan menusia dan mengetahui apa yang di bisikkan oleh hatinya dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya.” (QS. Al Qaaf: 16)

Ayat-ayat diatas, mengungkapkan keberadaan Allah sebagai wujud yang sangat dekat, dan kita diajak untuk memahami pernyataan tersebut secara utuh. Alqur’an mengungkapkan jawaban secara dimensional dan dilihat dari perspektif seluruh sisi pandangan manusia seutuhnya. Saat pertanyaan itu terlontar, dimanakah Allah ? Maka Allah menjawab: Aku ini dekat, kemudian jawaban meningkat sampai kepada, Aku lebih dekat dari urat leher kalian .atau dimana saja kalian menghadap di situ wujud wajah-Ku…dan Aku ini maha meliputi segala sesuatu ….
Sebenarnya tidak ada alasan bagi kita jika dalam mencari tuhan melalui tahapan terbalik…

Pada tahap pertama beliau nampak alam dan segala kejadian adalah satu bersama Allah SWT. dan pada tahap kedua nampak alam sebagai bayangan Allah; dan pada tahap ke tiga beliau nampak Allah SWT adalah berasingan dari pada segala sesuatu di alam ini.
Kalau hal ini hanya sebatas penjelasan terstruktur kepada muridnya, saya anggap hal ini tidak menjadi persoalan, … akan tetapi jika tahapan-tahapan ini merupakan METODOLOGI dalam mencari tuhan, … saya kira ini BERBAHAYA, karena yang akan berjalan adalah fikirannya atau gagasannya, … yang akhirnya timbul khayalan atau halusinasi.

Di dalam islam memulainya dengan pengenalan kepada Allah terlebih dahulu yaitu dengan dzikrullah (mengingat Allah), … kemudian kita di perintah langsung mendekati-Nya, karena Allah sudah sangat dekat..tidak perlu anda mencari jauh-jauh melalui alam-alam yang amat luas dan membingungkan ..alam itu sangat banyak dan bertingkat-tingkat. Tidak perlu kita memikirkannya…cukupkan jiwa ini mendekat secara langsung kepada Allah … karena orang yang telah berjumpa alam-alam belum tentu ia tunduk kepada Allah, karena alam disana tidak ada bedanya dengan alam di dunia ini karena semua adalah ciptaan-Nya !!

Akan tetapi jika anda memulai dengan cara mendekatkan diri kepada Allah, maka secara otomatis anda akan diperlihatkan / dipersaksikan kepada kerajaan Tuhan yang amat luas. Maka saya setuju dengan dalil yang KEDUA, barang siapa kenal TUHANNYA (ALLAH SWT)maka dia akan kenal dirinya. Sebab kalau kita kenal dengan pencipta-Nya, maka kita akan kenal dengan keadaan diri kita dan alam-alam dibawahnya, karena semua berada dalam genggaman-Nya…karena Dia meliputi segala sesuatu …karena Dia ada dimana saja kita ada, … dan Dia sangat dekat.

dan bagi yang tidak kenal Alqur’an akan mudah sekali berhenti dan tersesat kepada alam-alam itu …karena intuisi itu amat banyak yang muncul dari segala suara alam-alam tersebut

(Kesimpulan (buat my best Friend Josie Boleh Dong Kalo Saya Menyimpulkan, tapi jangan Diketawain ya:

Islam mengajarkan didalam mencari tuhan, telah diberi jalan yang termudah dengan dalil barang siapa kenal Tuhannya maka dia akan kenal dirinya … hal ini telah ditunjukkan oleh Allah bahwa Allah itu sangat dekat, … atau dengan dalil …barang siapa yang sungguh-sungguh datang kepada Kami, pasti kami akan tunjukkan jalan-jalan Kami… (QS: Al ankabut: 69 )
“Wahai orang-orang yang beriman jika kamu bertakwa kepada Allah niscaya dia akan menjadikan bagimu furqan (pembeda).” (QS : Al Anfaal: 29)

Ayat-ayat ini membuktikan di dalam mendekatkan diri kepada Allah tidak perlu lagi melalui proses pencarian atau menelusuri jalan-jalan yang di temukan oleh kaum filsafat atau ahli spiritual di luar islam, … karena mereka di dalam perjalanannya harus melalui tahapan-tahapan alam-alam … Islam di dalam menemuhi Tuhannya harus mampu memfanakan alam-alam selain Allah dengan konsep laa ilaha illallah … laa syai’un illallah … laa haula wala quwwata illa billah … tidak ada ilah kecuali Allah … tidak ada sesuatu (termasuk alam-alam) kecuali Allah, … tidak ada daya dan upaya kecuali kekuatan Allah semata ….maka berjalanlah atau melangkahlah kepada yang paling dekat dari kita terlebih dahulu bukan melangkah dari yang paling jauh dari diri kita ….

Demikian mudah-mudahan Allah membukakan hati kita
mudah mudahan saja josie selalu ingat saya,

Nah lho bukannya sama tuh bahasanya…mas bener kok Tuhan itu ndak jauh Dia deket kok,deket sekali….baiklah saya analogikan ma sebuah pengertian yg kita pernah jalanin pas kuliah telekomunikasi dulu…
Frekuensi…kita tahu kan frekuensi radio? nah kebetulan aku dikit paham tuh ttg frekuensi radio khususnya utk wireless internet. Nah kalo utk berkomunikasi satu sama laen kan butuh adanya koneksi(terhubung),bagaimana caranya bisa berhubungan satu sama laen antara yg namanya transmitter n receiver.Nah kalo di wireless internet( kebetulan dah beberapa kali insatalisasi di lapangan) antara receiver dan transmitter itu harus merupakan garis lurus ndak boleh ada kelok2 sedikit karna ktika ditembakan frekuensi ma transmitter maka receiver harus siap2 menerima.
Nah…saat itu yg dipersiapkan adalah bagaimana si receiver bisa menerima sinyal tsb dgn baek,maka banyak pengetesan yg dibuat dgn mencoba2 arahnya dgn tepat ke sasaran si transmitter mas. Kalo ndak pas kita coba lagi arahnya baik keatas-bawah mo pun samping kiri dan kanan..

mas bilang begini :
1. Man `arafa nafsahu faqad `arafa rabbahu
Barang siapa mengenal dirinya maka pasti dia akan kenal Tuhannya. (Dalil ini yang sangat populer dikalangan sufi, meditator , filosof, teolog)
2. Man `arafa rabbahu faqad `arafa nafsahu
Barang siapa yang kenal Tuhannya pasti dia akan kenal dirinya.

aku bilang dgn menyamakan frekuensi n pecahan kaca…bukankah hanya pebedaan bahasa mas? mas mengalami pengenalan TUHAN secara islam dan aku sedang dlm proses mengenalnya dgn cara saya sendiri…Kita jaman kuliah dulu pernah berdiskusi ttg ketahudian bukan? Masih ingat kata2 saya….kalo saya berdoa dgn sungguh2mpe air mata dan air hidung keluar bertanya pada TUHAN…” TUHAN… aku datang kepada pencipta alam semesta dan isinya…” apa yg datang setan mas? apa setan berani menjadi TUHAN…apa SANG PENCIPTA itu menolak doa saya?
aku pernah menganalogikan dgn matahari…apa bedanya manusia meliat matahari jika masing individu tingga di hutan,gunung,laut dan padang pasir? perbedaan itu karna
1.lingkungan
2.rasa
3.pikiran
inilah yg aku katakan pencarian melalui cermin yg pecah.Aku hanya mahkkluk terbatas akan apa yg ndak bisa aku bayangkan tp bisa aku rasakan yg merupakan kepuasanku.kenapa harus ada kepuasan? karna aku haus akan DIA..knpa aku haus? karna emang aku butuh DIA..knapa aku butuh DIA..karna aku berasal dan ciptaannya yg mulia spt kata kang iyan. Tapi apa bener aku mulia? bukankah banyak kelemahanku? banyak keterikatanku akan sesuatu yg aku sukai? knapa aku terikat? karna aku menyenanginya…kenapa aku menyenanginya? karna ketidak sadaranku akan DIA …knapa aku ndak sadar?…weleh aku ndak sadar krn aku lagi tidur!!!!

Bagaimana supaya bisa bangun?…itulah dia cermin pecah itu kang iyan…seseorang berusaha meliat kedalam diri agar menjadi suci dihadapanNYA…Mari coba kita selami diri…bukannkah kita banyak ikatan2? coba deh…apa dari sekian menit kita ndak pernah memikirkan sesuatu yg salah? contohnya: SEX…walah inikan menarik ya? liat ce aja pingin kita aja “dating”…itulah cermin pecah itu kang iyan….

Nah bagimana kita mecapai itu…mas iyan mengatakan dgn berzikir..that’s right my man…kalo aku dgn doa mas…doa…itu aja kok repot…

Intinya Tuhan itu bisa dekat dan jauh selama kita dekat apa jauh..ingat lagu..” aku jauh ENGKAU jauh…aku dekat ENGAKU dekat…” itulah ketrikatan kang iyan…

Pengertian kita sebenarnya sama,hanya beda bahasa yg tentunya didasarkan pengalaman masing utk meningkatkan spritual kita..bukan uka!!! bukan uka2 kang iyan….bukan…bukan hal2 gaib…bukan hal supranatural yg menurut kang iyan musyrik walopun musyrik itu bedanya setipis kertas..karna apa? berbicara ttg TUHAN berbicara hati dan iman…yg tentunya ndak bisa pake logika dan otak yg hanya sebesar genggaman tangan…tp lebih ke pengalaman dan pengalaman manusia yg tentunya berbeda satu sama laen…bukankah itu menandakan betapa hebatnya TUHAN itu….

Mudah mudahan tambahan tukilan surat ini bisa menjadi perenungan bersama.
mudah mudahan tulisan ini tidak terlalu panjang he….he….
(buat Ikhwanul Muslim, semoga qt ditunjukan pada jalan yang benar)

Mari kita endapkan keterikatan kita terhadap ‘isme’ yang kita miliki sekarang, sebab tidak akan objektif jika hal ini masih anda sandang … karena kebenaran itu akan tetap benar walaupun keluar dari kotoran anjing. (maaf saya tidak bermaksud mengeluarkan keimanan anda). Saya ingin anda melihat sesuatu itu apa adanya, tidak bercampur dengan anggapan / mitos, karena kebenaran itu meliputi segala sesuatu … Tidak ada yang terbebas dari kekuasaan yang maha mutlak. Walaupun saya mengungkapkan dengan kata-kata wahyu dalam alqur’an , saya akan tetap berbicara keuniversalan.

Sebelum kita memasuki kepada persoalan kebenaran MUTLAK, saya akan mengajak anda untuk memperhatikan gejala-gejala yang dialami oleh manusia, mulai dari gejala fisik, anda akan melihat sesuatu yang sama pada diri manusia. Fisik merupakan miniatur alam jagad raya, dimana dia tercipta dari untaian materi yang saling mengikat, bergerak, berevolusi, kemudian tumbuh dan berkembang … . Juga anda perhatikan degup jantung, desah nafas, kedipan mata, yang bergerak bukan kemauan dirinya, semua ada diluar kekuasaan dirinya, itulah kebenaran adanya “kekuasaan” yang meliputi dirinya. Satu hal kebenaran yang bisa dirasakan bersama, baik orang hindu, islam, budha, atau kristen…( Allah meliputi orang-orang kafir ; QS. Al Baqarah:19).

Dari segi kejiwaan, dalam dirinya ada rasa, senang, cinta, bahagia, kebencian, dan kepuasan. Jika kesadaran akan kejiwaannya berkembang maka akan ditemui keistimewaan jiwa yang amat luas, misalnya seorang meditator mampu melihat jarak jauh dengan kekuatan fikiran (telepati), tidak terbakar oleh panasnya api dll, semua nya adalah fenomena yang bisa terjadi kepada siapa saja jika digali dengan latihan kesadaran yang benar … Kebenaran itu juga telah terjadi kepada orang yang tekun melatih kejiwaannya maupun fisik dengan baik, sehingga muncul kekuatan yang timbul seperti mukjizat (jika hal ini terjadi kepada seorang yang terdoktrin dengan suatu agama maka dia akan menyandarkan kekuatan itu kepada apa yang menjadi kepercayaannya)

Seperti halnya orang yang melatih pernafasan dengan baik, ia mengolah energi bioelektrik dalam tubuhnya sehingga mampu memberikan kekuatan yang luar biasa. Tidak heran jika seorang yang telah mahir menghimpun daya elektrik ia mampu memecahkan balok es, mematahkan besi baja, mampu mendeteksi barang yang tersembunyi, tahan pukul benda keras maupun senjata tajam ..dll
Semua itu ada terjadi kepada manusia penganut agama apapun, akan tetapi mereka menyandarkan kekuataan itu kepada apa yang di yakininya … apakah itu kepada Yesus, Hyang Widhi, Tao, Sang Budha, Allah, dewa-dewa, dll, tergantung kepada doktrin kepercayaannya, tetapi pada hakikatnya kekuatan itu ada, tidak bisa dipungkiri.

Pada tatanan fenomena fisik dan psikhis, mungkin kita akan mengalami kesamaan dengan perjalanan meditator..penyembuh, pastor atau pendeta, biksu yang tekun berkonsentrasi kepada apa yang diyakininya (dalam hal ini Tuhan/ dewa-dewa) atau kadang juga sama dengan penggali olah jiwa yang tidak menggunakan pengertian ketuhanan sama sekali … seperti orang-orang yang mengembangkan kekuatan psikologisnya … telepati, hipnotisme dan olah rasa. Pengalaman-pengalaman ini bukanlah penentu sebuah klaim kebenaran agama tertentu, sehingga menganggap agama lain tidak mampu berbuat demikian, … tidak !! Akan tetapi hal ini sebagaimana ilmu-ilmu yang lainnya bersifat universal, seperti perasaan rindu, …cinta…sedih … bahagia … dan ketenangan. Keadaan ini bisa disebut sebagian dari pengalaman perasaan rohani. Yang tidak bisa di klaim sebagai milik orang islam saja, atau orang Kristen … dan yang lain. Banyak pendeta yang berdoa digereja memohon kesembuhan bagi sipenderita sakit parah ia bisa sembuh, … pendeta budha pun demikian, … dan tidak sedikit pula dari kalangan islam yang bukan kyai bisa berdoa untuk yang sakit, iapun bisa sembuh !!

Lalu apakah sebenarnya yang terjadi terhadap mereka ini, sehingga apa yang mereka lakukan tampak tidak ada bedanya walaupun cara mereka berbeda dalam melakukan ritual, … bahkan berbeda kepercayaan ketuhanannya !!

Mungkin akan saya ungkapkan apa yg menjadi pembeda (antara islam (samawi) dengan Agama Ardhi )

teman-teman sekalian mungkin saya ingin ikut sharing mengenai papat kalima pancer.
papat kalima pancer merupakan sebuah wacana yang perlu terus kita gali dan kita renungkan plus bertukar fikiran dengan orang-orang tua kita yang sudah mumpuni baik dari ilmu tahid dan ilmu rasanya.
menurut petunjuknya papat kalima pancer itu pusatnya ada di PANCER (yaitu lubuk hati yang paling dalam) dan PAPAT-nya adalah unsur-unsur ilahi yang kita sendiri hak untuk mendapatkannya.
karena dengan menggunakan PAPAT itu kita bisa selalu ingat kepada Allah Subhanahu wata’ala sebagai penguasa alam semesta ini.
Papat yang pertama adalah nur-nya Allah (Nurullah=Cahaya dari Allah) bias dari asma-asma Allah dan sifat-sifat Allah, tanda dari PANCER-nya yaitu dalam segala sesuatu/ gerak gerik selalu BERSERAH DIRI kepada Allah dan pengakuan kita sebagai mahluknya merasa tiada daya secara ruhani dan tiada kekuatan secara jasmani kecuali hanya Allah yang memberikan gerah hidup dan kehidupan, dan berupaya untuk selalu meng-ibadahkan segala sesuatu untuk BERIBADAH kepada Allah memohon Ridho Allah, Rahmat Allah.
Papat yang kedua adalah NUR MUHAMMAD (cahaya syafa’at yang Allah cipta untuk Hambanya (Rasulullah) yang Allah mulyakan. setelah kita berserah diri kepada Allah lewat PANCER (lubuk hati yang paling dalam) ada sebuah kelembutan sebagai sebuah rahmat yang Allah berikan kepada mahluknya agar kita tunduk dan lemah lembut kepada Allah, selalu merasa sayang kepada apapun dan siapapun sebagaimana Rasulullah mempunyai perangai yang lembut dan berahlak mulia bagi semua mahluk.
PAPAT yang ketiga yaitu MALAIKAT sebagai kendaraan untuk membawa NURULLAH dan NUR MUHAMMAD tadi kedalam diri kita pada waktu kita berserah diri kepada Allah dan mengibadahkan segala sesuatu hanya untuk Allah dan fungsi malaikat ini untuk membantu memintakan permohonan ampun mendoakan kepada kita sebagai mahluk yang lemah, banyak berbuat dosa (karena manusia tempat salah dan lupa) dan nominal mereka tidak sedikit mendukung kita dalam beribadah kepada Allah.
PAPAT yang ke empat adalah KAROMAH yaitu berisi doa-doa dari para orang sholeh terdahulu (doa dari para Rasul-rasul, Nabi-nabi, dan para Auliya serta Sholihin yang telah mendahului kita) yang oleh allah diberikan kesempatan untuk membantu mendoakan segala hajat hidup kita dalam mengarungi kehidupan didunia sebagai bekal ibadah nanti kita setelah meninggal (akhirat).
Semoga Allah mengampuni kedua orang tua kita, keluarga kita, mengampuni kita, dan orang-orang yang mempunyai hak dan kewajiban atas kita yang seiman serta mengampuni sesepuh-sesepuh kita.
Semoga Allah memberikan Taufiq dan hidayah kepada kita dan mereka.
Semoga kita dan mereka semua dijadikan golongan dari hamba-hamba Allah yang sholeh.
Semoga Allah selalu memberikan TEMPAT dan JALAN YANG TERBAIK menurut ketentuan Allah dengan Ridho Allah, Rahmat Allah, Syafa’at Rasulullah dari Dunia Sampai Akhirat.

24. thomas – September 23, 2007
boleh ikutan..sama2 belajar dan menurut saya ini sudah masuk kepemahaman tentang ruh,makanya Allah memberi pengetahuan tentang ruh hanya sedikit,karna sangatlah rumit bagi yang belum tahu rahasianya.menurut saya yang dimadsud sedulur 4lima pancer itu adalah unsur manusia itu sendiri,kita punya api,air,angi,dan tanah dan lima nya adalah nurulloh tapi bagaimana caranya bisa mendapatkan nurulloh adalah mengolah salah satu dari unsur 4 itu.mereka bukan sekedar unsur tapi mereka hidup dan wujudnya sama seperti jasad kita masing2 kalu dibahas sangat dalam dan masih banyak yang mesti dijelasin,ini di alquran tidak tercantum tapi karena manusia punya akal insya Allah kita bisa tahu rahasia sebenarnya sebelumnya mohon maaf jika ada salah kata jika ada yang mau berbagi langsung ke email saya saja thomas_titomns@yahoo.com,saya juga masih ingin terus belajar

25. marijan – September 23, 2007
sedulur papat kalimo pancer nya banyak ya versinya…
ya sah sah saja semuanya itu dan supaya bisa menambah khasana “interpretasi” dan menambah pengetahuan…
menurut hemat saya mengenai inti sadulur papat kalimo pancer adalah seperti yang termaktub dalam pengertian jawa…
dan pengertian jawa itu adalah pengertian jawa yang sebenar benarnya…
kawroeh kulo jawi ingkang sejatos…
pengertian saya adalah pengertian jawa yang sebenar benarnya…
toh kalau “dibungkus” dengan bungkusan yg bagus tetap isi aslinya adalah yang asli…

selamat berpetualang…

26. adji digdaja – September 23, 2007
mas marijan,
sama halnya ketika jika kita membahas JIMUS KALIMOSODO…
ada beberapa versi yang menginterpretasikan JIMUS KALIMOSODO..
1. ada yang menginterpretasikan 2 kalimah syahadat
2. ada yang menginterpretasikan lahirnya pancasila
3. ada yang menginterpretasikan tokoh pewayangan pandawa lima
apakah semua nya salah? tentu tidak…karena cara pandang setiap orang tidaklah sama..

hal yang terpenting adalah jangan sampai kita kehilangan ISI/makna dari Jamus Kalimosodo…
sebagai orang yang berpengertian jawa yang mendapatkan warisan dari leluhur Jawa, pengertian jamus kalimusodo secara singkat adalah:
istilah jamus kalimosodo terdapat dalam kisah pewayangan baratayudha, suatu jamus/surat yang ada tulisannnya tentang pengertian/kawruh. “barang siapa mendapat kawruh ini ia akan menjadi raja/mempunyai kekuasaan yang besar…
kitab ini dimiliki oleh prabu yudistira(samiaji) yang selalu menang dalam peperangan dan akhirnya masuk surga tanpa kematian…memiliki dalam hal ini adalah bukan saling berebut tetapi saling berebut memiliki makna..
arti Kalimasada terdiri dari beberapa bagian:
Ka= huruf/pengejaan Ka
Lima=angka 5
Sada= lidi/tulang rusuk daun kelapa yang diartikan Selalu
Jadi kelima ini haruslah utuh(selalu 5)…
Kelima unsur kalimasada teridiri dari:
1. KaDonyan(Keduniawian)
ojo ngoyo dateng dunyo yang arti singkatnya adalah jangan mengutamakan hal2 yang bersifat duniawi…kebutuhan duniawi kita kejar tapi jgn diutamakan..
2. Ka Hewanan ( sifat binatang)
ojo tumindak kaya dene hewan, cotoh:asusila. amoral, tidak beretika dll
3. KaRobanan
Ojo ngumbar hawa nafsu yang arti singkatnya jangan memelihra hawa nafsu…nafsu itu harus dikendalikan…
4. Kasetanan
Ojo tumindak sing duduk samestine yang arti singkatnya jangan bertindak yang tidak semestinya
ex: gengsi, sombong( ingin seperti Gusti), menyesatkan, berbuat licik dlll
5. KaTuhanan
artinya kosong
Gusti Allah iku tan keno kinoyo ngopo nanging ono yang artinya Gusti Allah tidak dpat diceritakan secara apapun tapi toh ada…
Gantharwa adalah salah satunya yang diberikan “pusaka” mewarisi warisan dari leluhur Jawa…
Pengertian Asli dari jamus kalimosodo diatas adalah isi murni dari pengertian sebenarnya..setiap orang boleh membungkusnya dengan bungkus apapun tetapi jangan sampai kehilangan makna aslinya…
karena pengertian diatas adalah pengertian sebenarnya dari jamus kalimusodo…

Semoga bermanfaat,
Adji Digdaja

27. Adi – Nopember 19, 2007
Sepertinya kidung ini sesuai dengan topik di atas. Ana kidung ing kadang Marmati Amung tuwuh ing kuwasanira Nganakaken saciptane Kakang Kawah puniku Kang rumeksa ing awak mami Anekakake sedya Ing kuwasanipun Adhi Ari-Ari ingkang Memayungi laku kuwasanireki Angenakken pangarah Ponang Getih ing rahina wengi Ngrerewangi ulah kang kuwasa Andadekaken karsane Puser kuwasanipun Nguyu-uyu sabawa mami Nuruti ing panedha Kuwasanireku Jangkep kadang ingsun papat Kalimane wus dadi pancer sawiji Tunggal sawujud ingwang.
Buat mas Natawarga, sepertinya mas lebih ahli untuk menjelaskan makna kidung. Monggo lho. Matur nuwun.

28. salehos (Red) – Nopember 21, 2007
Bapak/ ibu sekalian
Tentang Sedulur Papat kalimo pancer, merupakan ilustrasi dari pemahaman terhadap hubungan komponen diri terhadap Tuhan. sengaja diciptakan untuk memberi deskripsi tentang perjalanan ruhani manusia mencari Sang Maha Ada. hal tsb bukan sekedar kita maknai saja pada tataran pemahaman istilah tetapi benar-benar harus kita dapati dan temukan jalan Mengenal Tuhan, agar bisa mengenal Tuhan. dari jaman dahulu kala manusia terus-menerus mendiskusikan ttg ketuhanan. Kenapa harus begitu? Tuhan tidak dapat dijangkau dengan akal.

Jalani saja Agama Islam kita secara benar, mulai dari tataran Syariat, Tarikat tuk menuju Hakikat sampai Ma’rifat.
klo ada keraguan ya cari saja sumber2 yg valid yang mu’tabarah..sholat istikharah jika perlu dilakukan setiap hari ba’da maghrib (maaf ini teknis) dan harus ada pada rel Iman, Islam, dan Ikhsan…bagaimana caranya…..Ya cari Ulama2 yang kredible thd ilmu ini, cari ilmu kepada Beliau..banyak kok klo kita niat mencari, klo sekedar hanya berteori ya selesai sampe pada ‘kontepelasi’..hehe (bukan nyalahin diskusi – tp tolong gali, ngaji diri, ngaji laku) buktikan sendiri apa sih sedulur papat kelima pancer itu. klo dah tau pasti diem, ngglenggem dan mawas diri…

http://gantharwa.wordpress.com/2007/03/20/sedulur-papat-kalima-pancer/

Oktober 21, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | TENAGA DALAM | | No Comments Yet

SEDULUR PAPAT KALIMA PANCER

SEDULUR PAPAT KALIMA PANCER

Oleh: Kyai Pager Rasa

krishnaarjuna.jpg

Berbicara tentang pengertian dan konsep Sedulur Papat Kalima Pancer adalah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dalam diri manusia, maka di Gantharwa sendiri juga mengajarkan hal ini. Secara lengkap tentunya tidak bisa diterangkan secara detail kata demi kata. Pada prinsipnya Manusia Jawa yang sejati (Kwalitas) atau setiap manusia mempunyai cita-cita yang utama yaitu Manunggaling Kawula Lan Gusti, walaupun kadang dalam bahasa yang berbeda. Untuk mencapai cita-citanya tersebut, manusia harus kembali ke asalnya (sebagai pribadi penciptaan awal) atau menjadi manusia seutuhnya, bagaimana manusia menuju menjadi manusia seutuhnya, manusia harus menjadi AJI SAKA. Aji Saka maknanya adalah kaweruh/kesadaran dalam menghargai secara maksimal dengan berperanan utama. (Atau menjadi Raja yang Beperanan Utama). (konsep Aji Saka akan ada materinya. Red).Untuk menjadi Aji Saka, Jawa memiliki dasar, dasar dari Jawa adalah KALIMASADA, atau dalam pewayangan dikatakan, seorang manusia tidak akan mati jika telah memengang Jamus Kalimasada, seperti cerita pewayangan adalah SAMIAJI atau YIDISTIRA, begitu sucinya diceritakan, sehingga darahnya juga putih.Maka Kalimasada banyak sekali menjadi perebutan dan untuk mengerti dan tahu tentang Kalimasada banyak sekali yang telah mencari kemana-mana, bahkan saling berebut dan terjadi perang. Bahkan jaman sekarang pun banyak yang telah salah mentafsirkan Kalimasada, bahkan cenderung ngawur. Kalimasada bisa diartikan juga sebagai Pancasilanya Jawa, karena merupakan dasar untuk semuanya. Untuk menjelaskan Kalimasada secara tepat maka jawa telah membuat penjelasan yang lebih sederhana atau dibuat semacam miniatur Kalimasada, yaitu resize-of-spkp.JPGSEDULUR PAPAT KALIMA PANCER . Atau bahasa sederhananya adalah Kalimasada mewujudkan diri yang lebih bisa dimengerti manusia menjadi Sedulur Papat Kalima Pancer. Lambang dari Sedulur Papat Kalima Pancer sendiri adalah dalam cerita Bagawa Gita, Arjuna menbawa kereta perang yang ditarik oleh 4 kuda dengan masing-masing membawa sifat warna adalah Hitam, Coklat (Merah), Biru, Putih. Keempat kuda itulah yang di sebut dengan Sedulur Papat, sedangkan Pancernya adalah Arjuna. Namun Sedulur Papat Kalima Pancer tidak hanya unsurnya demikian, masih ada satu unsur, yaitu di samping atas Arjuna adalah Krishna. Krishna inilah yang dilambangkan bahwa Roh (Pancer) kita bersifat Ilahi (Gusti Allah). Maka kalau manusia ingin mencapai cita-citanya, manusia (Pancernya adalah Roh Kita yang bersifat ilahi) harus bekerjasama dengan Sedulur Papatnya dan konsultannya manusia adalah Gusti Allah (memakai pengertian Gusti Allah). Barulah manusia bisa lengkap sampai pada cita-citanya yang sempurna. Banyak dari para pelaku mistikus ingin bisa ketemu dengan Sedulur papatnya, karena ingin sekali untuk ketemu, maka hal yang sering terjadi adalah sering terjadi suatu penyesatan oleh pihak yang memanfaatkan kelemahan dari salah megerti, dan juga kesalahan, atau hayalan dan imaginasi belaka. Adapun penjelasan dan arti dari Sedulur Papat Kilama Pancer adalah dari Sedulur yang memiliki sifat warna adalah hitam adalah melambangkan sifat KEKUATAN, coklat ibaratnya adalah seperti merah yaitu melambangkan sifat SEMANGAT, biru adalah melambangkan sifat KECERDIKAN, putih adalah melambangkan sifat KESUCIAN. Inilah merupakan sifat dan ciri manusia sejati, yaitu memiliki KEKUATAN, SEMANGAT, KECERDIKAN, KESUCIAN. Dan dikontorl oleh Roh Kita yang sejati (Pancer). Atau Sedulur Papat harus bersatu/manunggal dengan roh kita yang bersifat ilahi, baru dapat berhasil mencapai kemanunggalan dengan Gusti Allah.Sama halnya dengan Arjuna kalau tidak bisa kontrol ke 4 kuda dia akan kalah dalam perang dan bagi manusia kalau tidak bisa kontrol ke 4 sifat/saudaranya dia akan kalah, tidak akan pernah samapi pada cita-citanya. Jika sudah bisa kontrol 4 kuda, Arjuna harus senantiasa seiya sekata dengan Krishna agar selamat sampai akhir perang. Kalau manusia mau selamat, Roh yang sejatinya harus senantiasa memakai pengertian / Kaweruh Gusti Allah.Dan jika ada yang katanya bertemu dengan ke empat sedulurnya, itu merupakan perwujudan saja atau personifikasi dari keempat sifat diri manusia saja. Namun banyak yang menganggap ketemu dengan Roh atau pribadi lain diluar dirinya, yang merupakan empat saudara kita yang mengikuti selama hidup, padahal tidaklah demikian. Pengalaman saya ketemu dengan keempat sedulur adalah keempatnya seperti kita sendiri, wajahnya seperti kita masing-masing, wujud badannya lebih kecil dari badan kita, dan mereka memiliki sifat yang disebut diatas, saat-saat mereka muncul adalah saat kita memasuki meditasi dengan kita telah mengalahkan fisik yang mana kita tidak terpengaruh akan keletihan, kesakitan fisik, atau telah melewati ketahanan fisik kita sendiri. Namun sekali lagi, Sedulur Papat bukanlah Roh (Pribadi) seperti Pancer kita adalah pribadi atau Roh Sejati, mereka hanyalah perwujudan saja. Inilah sedikit bisa saya sharingkan berhubungan banyaknya pertanyaan mengenai Sedulur Papat Kalima Pancer, ini adalah pemahaman ajaran Jawa yang sangat dalam, memang kelihatan sederhana tapi kalau tidak ada tuntunan banyak yang salah kaprah. Karena telah banyak orang yang tidak mengerti ini dan banyak yang tersesatkan karena ini. Inilah sedikit bagian kecil saja mengenai Sedulur Papapt Kalima Pancer.

Salam Ganjel

http://gantharwa.wordpress.com/2007/03/20/sedulur-papat-kalima-pancer/

Oktober 21, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | Uncategorized | | No Comments Yet

IZAZAH

Asmak, Hizb & Ijazah..

kali ini saya akan bercerita tentang sebuah aspek menarik dalam khasanah keislaman. Seperti biasa, ceritanya akan melompat dari satu topik ke topik yang lain.  Diawali dari ilmu hikmah dan diakhir dengan pembahasan mengenai ijazah. Saya sendiri sebenernya adalah pemain baru dalam dunia hizb & asma.  Belum genap 1 tahun saya berkecimpung di bidang ini. Apa yang saya tulis disini kebanyakan berasal dari interaksi saya dengan Margaluyu, disamping mempraktekan 10 gerak ajaib, keilmuannya dipenuhi oleh berbagai doa.  Selain itu saya juga sering mengadakan diskusi dengn guruku yg kebetulan sudah menjadi pengasuh pondok pesantren. Ilmu Hikmah keberadaan hizb & asma tidak bisa dilepaskan dari ilmu hikmah. Ilmu hikmah adalah suatu cabang keilmuan Islam yg definisi longgarnya adalah ‘bunga dari al qu’ran’. jadi keilmuan2 ini adalah hasil renungan terhadap qur’an dan tidak akan dijumpai di al qur’an. Salah satu karakter penting dari ilmu hikmah adalah tujuan keilmuan tadi menyelesaikan masalah umat. contoh : kekayaan, kesaktian, penyembuhan, dll. Tentu saja, ini tidak terlepas dari peranan sosial para ulama pada masa itu yang menjadi panutan masyarakat & menjadi tempat orang-orang untuk minta tolong. Cakupan keilmuannya cukup luas. Mulai dari amalan berupa doa yang harus diulang sekian kali, wafaq – doa tertulis yang ditulis menurut tata cara tertentu, minyak – yg terbuat dari berbagai macam bahan langka & punya khasiat yg berbeda-beda, pusaka, sampai ilmu menghitung nama & tanggal lahir. Kabarnya al hikmah tidak hanya mencakup ilmu gaib. tapi terus terang saya belum ketemu al hikmah yang bukan ilmu gaib. Ilmu hikmah tentu saja berbeda dengan al hikmah.  Al hikmah sendiri adalah perguruan yang didirikan oleh Abah Syaki. Saya punya dua orang kenalan perawat Al Hikmah. Kisawung dan paman saya. Hizb Hizb, definisi mudahnya adalah kumpulan doa-doa. Ada beberapa syarat agar sebuah doa disebut hizb: 1. beredar kalangan penganut tarekat 2. penciptanya biasanya adalah pendiri aliran tarekat atau tokoh di aliran tarekat. 3. silsilah penurunan hizb jelas 4. harus disertai dengan pemberian ijazah. Pada awal penciptaan, hizb biasanya adalah doa yang digunakan untuk mendekatkan diri pada Allah. Makin kesini, hizb berubah menjadi doa multi fungsi yang dilengkapi dengan khadam – alias penjaga gaib. kegunaannya pun macam2. mulai dari wibawa, perang gaib, perlindungan, pengobatan, pengasihan, dll. Asma Dulu, diawal-awal pencarian.  Saya selalu bingung, apa sih asma atau asmak ? apa bedanya asma dengan hizb ? beberapa sesepuh menjawab dengan jawaban yang mirip : ” asma dan hizb berbeda di silsilahnya “. Seiring dengan waktu, pengalaman makin bertambah. Berikut ini fakta-fakta menarik mengenai asmak : 1. tidak harus berbahasa arab. Banyak Asmak yang bercampur dengan bahasa Suryani, sunda, madura, Jawa. 2. dibuat oleh ulama, yang tidak harus anggota tarekat 3. Ada beberapa asmak yang diturunkan dari hizb tertentu. 4. Tidak membutuhkan ijazah, jadi bisa asal langsung sikat. 5. Secara kualitas, Hizb dianggap lebih mulia ketimbang Asmak. Ini karena Hizb sanadnya dijaga & kualitas ulama-ulama terseleksi dengan baik. Ini berujung pada : 6. Asmak dilarang dipraktekkan di beberapa pesantren. Tapi ini lebih pada faktor Kiai pengasuh pondok nya. Doa-doa margaluyu sendiri kebanyakan campuran bahasa sunda & arab. bisa digolongkan sebagai asmak. Menurut kegunaan, lelaku & pemakaian khadam, asma & hizb itu hampir sama. Ijazah Ijazah sendiri selalu menjadi kontroversi di kalangan pencari ilmu. ada yang bilang bahwa itu penting. Ada juga yang ngomong itu tidak perlu. Belum pernah ada kesepakatan. Syekh abu Hasan Al Sadlilyi, pendiri as-sadliiyah, berkata : semua ilmu adalah milik Allah dan tidak mewajibkan Ijazah untuk semua keilmuan yang berasal darinya. Klo bisa ambil silahkan ambil. Begitu kira-kira kata beliau. Ada banyak fakta-fakta kontradiktif yang saya temukan dalam eksplorasi saya : 1. ada yang bilang ijazah sebagai pengikat tanggung jawab. Saya memberi ijazah keilmuan A pada seseoarang, maka penyalahgunaan ilmu A itu menjadi tanggung jawab moral saya. 2. ada juga yang bilang ijazah itu hanya membuat ilmu menjadi halal. tanggung jawab diberikan pada masing2 orang. tentu saja orang tidak akan membayar apa yang orang lain perbuat. 3. ada Ijazah keilmuan yang dilakukan dengan cara tradisional. Biasanya rumit, disertai dengan transfer energi dalam bentuk tertentu (air didoai, air rendaman merah delima, minyak, dll) dan tata cara tertentu (doa gak boleh ditulis, doa ditulis dan diminum, dll). 4. ijazah keilmuan ada yang dilakukan hanya dengan berkata : “silahkan diamalkan”, tanpa disertai transfer energi. 5. Ijazah ada yang disertai puasa dan ada yang tidak. Waktu itu kenalan saya berkata : ” ini ijazah dari saya, Anda tidak usah puasa, karena ilmu sudah saya puasa-in 9 tahun “. Pengalihan puasa seperti ini banyak dijumpai di margaluyu, jadinya orang-orang margaluyu Jakarta merasa gak perlu puasa lagi. Contohnya Abah Idit saat menurunkan keilmuan XX. Gak usah puasa Cep.., Abah sudah 40 hari mutih ditambah tujuh hari ngebleng. dengan gaya nya yang khas. Belum ada orang yang bisa menjelaskan tentang ijazah ini secara gamblang dan komprehensif.  Semuanya masih trivial dan kontradiktif. Barang kali teman-teman ada yang bisa ? http://hebiryu.wordpress.com/2008/10/17/asmak-hizb-ijazah/

Oktober 21, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | TENAGA DALAM, Tentang HP | | No Comments Yet

PERNAPASAN

Teknik Pernapasan TK

Masuki Konsentrasi Alpa , pusatkan pikiran kepada YM Kuasa.

Hirup oksigen dengan sangat lembut melalui hidung dan isi ke perut , lama nya tarikan napas sepanjang 15x zikir.

Tahan dan tekan napas diperut, anus diangkat dan tekan..lakukan selama 33x zikir.

lepaskan napas secara lembut dan perlahan melalui hidung. lama pelepasan napas selama 15x zikir.

ulangi 11 siklus….

Penulis tidak bertanggung jawab bila terjadi hal2 yang tidak di inginkan….pernapasan ini bukan untuk dicoba..tapi hanya untuk di bandingkan dengan teknik pernapasan lainnya.

http://casanova76.wordpress.com/2007/06/16/demo-tetada-kalimasada/

Oktober 21, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | TENAGA DALAM | | No Comments Yet

ILMU KEJAWEN

Asmak, Hizb & Ijazah..

kali ini saya akan bercerita tentang sebuah aspek menarik dalam khasanah keislaman. Seperti biasa, ceritanya akan melompat dari satu topik ke topik yang lain.  Diawali dari ilmu hikmah dan diakhir dengan pembahasan mengenai ijazah.

Saya sendiri sebenernya adalah pemain baru dalam dunia hizb & asma.  Belum genap 1 tahun saya berkecimpung di bidang ini.

Apa yang saya tulis disini kebanyakan berasal dari interaksi saya dengan Margaluyu, disamping mempraktekan 10 gerak ajaib, keilmuannya dipenuhi oleh berbagai doa.  Selain itu saya juga sering mengadakan diskusi dengn guruku yg kebetulan sudah menjadi pengasuh pondok pesantren.

Ilmu Hikmah
keberadaan hizb & asma tidak bisa dilepaskan dari ilmu hikmah. Ilmu hikmah adalah suatu cabang keilmuan Islam yg definisi longgarnya adalah ‘bunga dari al qu’ran’. jadi keilmuan2 ini adalah hasil renungan terhadap qur’an dan tidak akan dijumpai di al qur’an.

Salah satu karakter penting dari ilmu hikmah adalah tujuan keilmuan tadi menyelesaikan masalah umat. contoh : kekayaan, kesaktian, penyembuhan, dll.

Tentu saja, ini tidak terlepas dari peranan sosial para ulama pada masa itu yang menjadi panutan masyarakat & menjadi tempat orang-orang untuk minta tolong.

Cakupan keilmuannya cukup luas. Mulai dari amalan berupa doa yang harus diulang sekian kali, wafaq – doa tertulis yang ditulis menurut tata cara tertentu, minyak – yg terbuat dari berbagai macam bahan langka & punya khasiat yg berbeda-beda, pusaka, sampai ilmu menghitung nama & tanggal lahir.

Kabarnya al hikmah tidak hanya mencakup ilmu gaib. tapi terus terang saya belum ketemu al hikmah yang bukan ilmu gaib.

Ilmu hikmah tentu saja berbeda dengan al hikmah.  Al hikmah sendiri adalah perguruan yang didirikan oleh Abah Syaki. Saya punya dua orang kenalan perawat Al Hikmah. Kisawung dan paman saya.

Hizb
Hizb, definisi mudahnya adalah kumpulan doa-doa.

Ada beberapa syarat agar sebuah doa disebut hizb:
1. beredar kalangan penganut tarekat
2. penciptanya biasanya adalah pendiri aliran tarekat atau tokoh di aliran tarekat.
3. silsilah penurunan hizb jelas
4. harus disertai dengan pemberian ijazah.

Pada awal penciptaan, hizb biasanya adalah doa yang digunakan untuk mendekatkan diri pada Allah. Makin kesini, hizb berubah menjadi doa multi fungsi yang dilengkapi dengan khadam – alias penjaga gaib. kegunaannya pun macam2. mulai dari wibawa, perang gaib, perlindungan, pengobatan, pengasihan, dll.

Asma
Dulu, diawal-awal pencarian.  Saya selalu bingung, apa sih asma atau asmak ? apa bedanya asma dengan hizb ? beberapa sesepuh menjawab dengan jawaban yang mirip : ” asma dan hizb berbeda di silsilahnya “.

Seiring dengan waktu, pengalaman makin bertambah. Berikut ini fakta-fakta menarik mengenai asmak :
1. tidak harus berbahasa arab. Banyak Asmak yang bercampur dengan bahasa Suryani, sunda, madura, Jawa.
2. dibuat oleh ulama, yang tidak harus anggota tarekat
3. Ada beberapa asmak yang diturunkan dari hizb tertentu.
4. Tidak membutuhkan ijazah, jadi bisa asal langsung sikat.
5. Secara kualitas, Hizb dianggap lebih mulia ketimbang Asmak. Ini karena Hizb sanadnya dijaga & kualitas ulama-ulama terseleksi dengan baik. Ini berujung pada :
6. Asmak dilarang dipraktekkan di beberapa pesantren. Tapi ini lebih pada faktor Kiai pengasuh pondok nya.

Doa-doa margaluyu sendiri kebanyakan campuran bahasa sunda & arab. bisa digolongkan sebagai asmak.

Menurut kegunaan, lelaku & pemakaian khadam, asma & hizb itu hampir sama.

Ijazah
Ijazah sendiri selalu menjadi kontroversi di kalangan pencari ilmu. ada yang bilang bahwa itu penting. Ada juga yang ngomong itu tidak perlu. Belum pernah ada kesepakatan.

Syekh abu Hasan Al Sadlilyi, pendiri as-sadliiyah, berkata : semua ilmu adalah milik Allah dan tidak mewajibkan Ijazah untuk semua keilmuan yang berasal darinya. Klo bisa ambil silahkan ambil. Begitu kira-kira kata beliau.

Ada banyak fakta-fakta kontradiktif yang saya temukan dalam eksplorasi saya :
1. ada yang bilang ijazah sebagai pengikat tanggung jawab. Saya memberi ijazah keilmuan A pada seseoarang, maka penyalahgunaan ilmu A itu menjadi tanggung jawab moral saya.
2. ada juga yang bilang ijazah itu hanya membuat ilmu menjadi halal. tanggung jawab diberikan pada masing2 orang. tentu saja orang tidak akan membayar apa yang orang lain perbuat.
3. ada Ijazah keilmuan yang dilakukan dengan cara tradisional. Biasanya rumit, disertai dengan transfer energi dalam bentuk tertentu (air didoai, air rendaman merah delima, minyak, dll) dan tata cara tertentu (doa gak boleh ditulis, doa ditulis dan diminum, dll).
4. ijazah keilmuan ada yang dilakukan hanya dengan berkata : “silahkan diamalkan”, tanpa disertai transfer energi.
5. Ijazah ada yang disertai puasa dan ada yang tidak. Waktu itu kenalan saya berkata : ” ini ijazah dari saya, Anda tidak usah puasa, karena ilmu sudah saya puasa-in 9 tahun “. Pengalihan puasa seperti ini banyak dijumpai di margaluyu, jadinya orang-orang margaluyu Jakarta merasa gak perlu puasa lagi.

Contohnya Abah Idit saat menurunkan keilmuan XX. Gak usah puasa Cep.., Abah sudah 40 hari mutih ditambah tujuh hari ngebleng. dengan gaya nya yang khas.

Belum ada orang yang bisa menjelaskan tentang ijazah ini secara gamblang dan komprehensif.  Semuanya masih trivial dan kontradiktif.

Barang kali teman-teman ada yang bisa ?

http://hebiryu.wordpress.com/2008/10/17/asmak-hizb-ijazah/

Oktober 21, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | TENAGA DALAM | | No Comments Yet

ASAL- USUL

Asal-usul Tenaga Dalam

Dari manakah asalnya tenaga dalam (inner strength kalo bahasa inggrisnya ?). Sudah banyak orang yang berusaha memberikan penjelasan ilmiah mengenai fenomena non ilmiah ini.

Ada yang bilang dari Adenosin Tri Phospat (misal: MP dan HI), ada yang bilang dari listrik tubuh (misal: SN). Penelitian yang serius sendiri tidak pernah dilakukan (pernah oleh FK UGM dan SN, tapi tidak tahu apakah menyentuh bidang ini atau tidak). Pernyataan kebanyakan dikeluarkan oleh eksponen-eksponen tenaga dalam dan bukan ahli di bidang kedokteran, fisika atom ato biologi molekuler.

Studi literatur dan perdebatan panjang penulis dengan praktisi tenaga dalam dari perguruan X menunjukan bahwa tenaga dalam sama sekali tidak berasal dari ATP. ATP hanya digunakan untuk aktifitas otot dan fisik. sementara tenaga dalam bisa memutar cakra, menyembuhkan orang sakit , membentengi, nembak jin, deteksi dll.

Usaha mengubah tenaga dalam dari ATP memang berhasil dilakukan oleh Master Kusnul Hadi dari Reiki Tao, tapi hasilnya masih kurang sesuai dengan harapan, karena energinya terlalu besar dan tidak stabil (kalo tidak salah). ketidakstabilan ini mungkin berhubungan dengan siklus ATP yang hanya berumur kurang dari sekitar 3 detik (kalo mau angka pasti liat wikipedia aja).

Rumus lain yang sering dikaitkan dengan tenaga dalam adalah teori relativitas khusus dari Einstein. Bagiku pendapat ini agak aneh (pernah dibahas sampe abis tapi lupa juga). missing link antara teori relativitas khusus dan tenaga dalam banyak banget. ngeruntutnya gak tau dari mana dan ujungnya kemana. Semoga nanti ada pengunjung yang mau menjelaskan.

Pendapat ketiga tentang bioelectricity menurutku malah lebih masuk akal dan walaupun belon terbukti tapi masih terbuka kemungkinan ke arah situ..

Kalo kita cari di internet, tentang listrik ditubuh manusia alias bio electricity, kita akan menemukan banyak literatur berisi kemampuan aneh hewan-hewan yang berhubungan dengan bioelektricity. Seperti misalnya: regenerasi amoeba, dll (gak sempat baca banyak).

Ada satu notion lagi yang menarik. Ilmu pengetahuan manusia berada pada limit tertentu. Saat ini para ilmuwan tidak tahu sebenernya apa yang terjadi pada proses-proses di tubuh manusia. Seperti misalnya: proses fotosintesis, proses pembakaran energi atau pertukaran antara CO2 dan O2 di paru-paru manusia. Transaksi pada level molekuler untuk proses-proses ini belum dapat dipahami secara menyeluruh.

Terus, kalo ada yang bertanya ? dari mana asalnya tenaga dalam ? Kalo menurut saya, walaupun mengimani kalo gaib itu ada, kita harus tetap kritis dan skeptis. Jangan mudah mengambil kesimpulan dengan gegabah. Jawaban yang terbaik adalah: tidak tahu.

http://hebiryu.wordpress.com/2007/05/28/asal-usul-tenaga-dalam/

Oktober 21, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | TENAGA DALAM | | No Comments Yet

KEPEKAAN 2

Latihan Kepekaan Tenaga Dalam tahap II

Walaupun kepekaan tahap I gak tamat semua (seperti diriku), bolehlah latihan dilanjutkan ke tahap berikutnya. kita belajar untuk mendeteksi hal-hal yang lebih serius lagi.

latihan I : melatih feeling badan

ketika memasuki sebuah ruangan, niatkan untuk merasakan adanya pesugihan diruang itu. bila cakra ketiga sudah terdevelop dgn baik, insya allah badan akan merespon dengan berbagai cara. misal : badan gatal-gatal, enek, makanan tidak enak, rasa galau atau perasaan lain.

latihan ini juga bisa digunakan untuk merasakan apakah sebuah tempat berpenghuni atau tidak.

latihan II : membedakan karakter energi

latihan harus dilakukan berpasangan dengan beberapa teman.

1. pejamkan mata Anda
2. suruh seorang teman untuk mengalirkan energi ke telapak tangan Anda
3. coba rasakan karakter dari energi teman Anda. misal : kelistrikan (akan terasa seperti kesemutan, dll) daya dorong, tingkat panas.
4. cobalah dengan beberapa orang teman dan cobalah untuk mengenali karakter energi mereka masing-masing.

Untuk mendukung latihan ini, lakukanlah dua jenis meditasi ini :

1. meditasi kesadaran napas (diajarkan oleh master joe & master blindman)
•    Duduk tegak senyaman mungkin, lebih baik pejamkan mata
•    Ucapkan istighfar atau permhonan ampun pada Allah Azza wa Jalla
•    Rasakan setiap tarikan dan hembusan nafas, anda hanya memberi perhatian pada nafas anda dan menikmati setiap tarikan dan hembusan nafas anda, tidak perlu mengatur nafas
•    Sadari bahwa anda sedang bernafas
•    Syukuri bahwa anda sedang bernafas

2. meditasi kesadaran penuh (diajarkan oleh praktisi taichi kosana)

  • Duduk tegak senyaman mungkin, lebih baik pejamkan mata
  • Ucapkan istighfar atau permhonan ampun pada Allah Azza wa Jalla
  • Rasakan keberadaan kepala, badan dan tangan dan seluruh anggota tubuh Anda. rasakan kehadiran anda di tubuh anda.
  • rasakan kepala, bahu, terus turun kebawah hinggaa kaki. carilah bagian yang terasa tegang. lepaskan ketegangan dari bagian itu.
  • rasakan terus apa yg terjadi ditubuh Anda.

lakukan masing-masing meditasi tadi minimal 15 menit sehari. meditasi lebih dari 1 jam bisa membuat praktisi berhalusinasi. hehehe. Insya Allah setelah 3-4 bulan latihan, apalagi bila ditambah puasa dan membaca surat Al-Anam 103 (dari bro Rahsa) hasilnya akan oke punya…

http://hebiryu.wordpress.com/2007/08/24/latihan-kepekaan-tenaga-dalam-tahap-ii/

Oktober 21, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | TENAGA DALAM | | No Comments Yet

MEDITASI LANJUT

Meditasi Kesadaran Nafas Tingkat Lanjut

Udah tau kan meditasi kesadaran nafas ?  Intinya saat bernafas kita harus sadar & pikiran kita hadir bersama dengan nafas kita.

Caranya seperti ini :

1. Saat nafas kosong. rasakan kekosongan itu

2. Tarik nafas pelan-pelan. rasakan udara mengalir di hidung

3. Buang nafas pelan-pelan. rasakan udar mengalir di hidung keluar dari paru-paru.

Klo sudah mahir, kita bisa lakukan meditasi kesadaran nafas yg lebih detail lagi :

1. Saat nafas kosong. rasakan kekosongan itu.

2. Ada keinginan untuk menarik nafas.  Sadari munculnya niat ini.

3. Mulailah menarik nafas. katakan dalam hati : “saya menarik nafas”

4. Tarik nafas pelan-pelan. rasakan udara mengalir di hidung

5. Rasakan dada mengembang. Paru-paru mulai penuh.

6. timbul niat untuk berhenti menarik nafas.  Sadari niat ini.

7. Berhenti menarik nafas. Katakan dalam hati : “saya berhenti menarik nafas”

8. Setelah dada penuh, paru-paru mulai bereaksi. timbul niat membuang nafas.  sadari munculnya niat ini.

9. buanglah nafas. katakan dalam hati : ” saya mulai membuang nafas”

10. Buang nafas pelan-pelan. rasakan udara mengalir di hidung keluar dari paru-paru.

11. udara mulai habis, timbul niat untuk berhenti membuang nafas. sadari munculnya niat ini.

12. berhentilah membuang nafas. katakan dalam hati : “saya berhenti membuang nafas”

diteruskan..

bila perhatian anda teralihkan oleh sesuatu hal lain.  Sadari dan berkatalah dalam hati: ” pikiran saya teralihkan “, habis itu pindahkan pusat perhatian kembali ke nafas anda.

Inilah esensi dari meditasi kesadaran nafas. bukan hanya sadar akan nafas, tapi juga sadar akan kesadaran anda.  Lho kok gitu.. kalimat terakhir salah secara logika ya ? hahaha

Latihan ini berguna sekali untuk :

1. meningkatkan kepekaan. Anda akan memperhatikan hal-hal yang tidak anda perhatikan sebelumnya, dapat dibilang Anda lebih peka.

2. Meningkatkan kualitas energi & stabilitas energi dalam tubuh

3. Menenangkan pikiran dengan memfokuskan pikiran pada satu perhatian  : nafas.

http://hebiryu.wordpress.com/2008/08/31/meditasi-dari-pesantren/

Oktober 21, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | TENAGA DALAM | | No Comments Yet

MEDITASI

Meditasi dari Pesantren

Yang saya share adalah sebuah teknik meditasi yang didapatkan temen saya ketika menginap tiga hari di sebuah pesantren di Bantul.  Pagi-pagi habis subuh dia ngobrol-ngobrol bareng kiai-nya terus dapet teknik ini.

Teknik ini adalah penarikan nafas sampe penuh dengan 4x berhenti.  Setiap kali berhenti, kita membaca doa.

1. duduk dengan nyaman

2. hembuskan nafas sampai habis. bayangkan mengeluarkan ketegangan dari seluruh tubuh

3. setelah paru-paru kosong, tarik nafas pelan-pelan.  Setelah beberapa saat, hentikan tarik nafas, tahan nafas.  Ucapkan “subhanallahiwabihamdi”

4. diam beberapa saat. lakukan tarikan nafas kedua. berhenti lagi dan ucapkan lagi “subhanallahiwabihamdi”

5. diam beberapa saat. lakukan tarikan nafas ketiga. berhenti lagi dan ucapkan lagi “subhanallahiwabihamdi”

6. diam beberapa saat. lakukan tarikan nafas keempat sampai paru-paru penuh, berhenti dan ucapkan lagi “subhanallahiwabihamdi”

7. hembuskan nafas pelan-pelan sampai habis

8. ulangi lagi penarikan untuk siklus kedua.  Kali ini lebih pelan.

Penahanan bisa dilakukan di dada atau perut. Boleh disertai dengan pengejangan atau tidak.

Silahkan dicoba :

1. Pengobatan.  Sebelum melakukan, berdoalah agar dapat menarik energi untuk membersihkan tubuh dan melakukan pengobatan secara energi.

2. Meningkatkan power.   Sebelum melakukan, berdoalah agar dapat menarik energi untuk menghimpun tenaga dalam.

http://hebiryu.wordpress.com/2008/08/31/meditasi-dari-pesantren/

Oktober 21, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | TENAGA DALAM | | No Comments Yet