mencerca setitik ilmu pengetahuan

blog adalah majalah digital.dimana padawalnya penulis memuat berita selanjutnya dimasukan dalam majalah elektronik yaitu melalui blog atau perangkat blog lainya.

Dari lahir sampai memberi nama


st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Wingdings; panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-charset:2; mso-generic-font-family:auto; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:”"; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p.MsoBodyText, li.MsoBodyText, div.MsoBodyText {mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0cm; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0cm; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p {mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0cm; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0cm; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:21.0cm 842.0pt; margin:1.0cm 1.0cm 1.0cm 2.0cm; mso-header-margin:35.45pt; mso-footer-margin:35.45pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0 {mso-list-id:377053959; mso-list-template-ids:-2103158700;} @list l0:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; font-family:Symbol;} @list l1 {mso-list-id:589969281; mso-list-template-ids:728898898;} @list l1:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; font-family:Symbol;} @list l2 {mso-list-id:1084179745; mso-list-template-ids:-1307298936;} @list l2:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; font-family:Symbol;} @list l3 {mso-list-id:1528788672; mso-list-template-ids:41481056;} @list l3:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; font-family:Symbol;} @list l4 {mso-list-id:2018076709; mso-list-template-ids:607406932;} @list l4:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; font-family:Symbol;} @list l5 {mso-list-id:2042045406; mso-list-template-ids:1314060870;} @list l5:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; font-family:Symbol;} ol {margin-bottom:0cm;} ul {margin-bottom:0cm;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;}

Apa yang Diucapkan Ketika Menyembelih Aqikah?

Ibnul Mundzir menuliskan, ?Bab Tentang Penyebutan Nama Anak yang Diaqikahkan untuknya?. Lalu dia berkata, ?Abdullah bin Ahmad memberitahu kami, dari Hisyam, dari Ibnu Juraij, dari Yahya bin Sa?id, dari Umrah, dari Aisyah, dia berkata, ?Nabi Muhammad saw. bersabda,

?Sembelihlah dengan nama sang bayi. Maka katakanlah, ?Bismillah, ya Allah untuk-Mu dan kepada-Mu. Ini adalah aqikah si Fulan?.

Ibnul Mundzir berkata, ?Ini adalah hal yang baik. Jika dia meniatkan aqikah dan tidak menyebutkan namanya, itupun insya Allah sudah cukup?.

Al-Khallal menuliskan, ?Bab Tentang Apa yang Diucapkan Ketika Menyembelih Aqikah?. Lalu dia berkata, ?Ahmad bin Muhammad bin Mathar dan Zakariya bin Yahya, dari Abu Thalib, bahwa dia bertanya kepada Abu Abdillah Ahmad bin Hambal, ?Jika seseorang ingin menyembelih aqikah, maka apa yang dia ucapkan?? Dia menjawab, ?Katakan, ?Ini adalah aqikah si fulan bin fulan?. Hal ini mengisyaratkan bahwa Imam Ahmad menggabungkan niat dengan pelafalan secara bersamaan. Hal ini seperti seseorang yang melakukan haji untuk orang lain, maka dia mengucapkan talbiyah dan ihram dengan niat dan mengucapkan: ?Labbaikallaahumma ?an Fulaan, atau Ihraamii ?an Fulaan?, ?Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, atas nama si fulan?, atau, ?Ihram saya adalah untuk si fulan?. Dari hal ini dapat disimpulkan juga, bahwa jika seseorang menghadiahakan pahala suatu amal untuk orang lain, hendaknya dia meniatkannya untuk orang tersebut, yaitu dengan berkata, ?Ya Allah, ini adalah untuk si Fulan?, atau ?Ya Allah, jadikanlah pahala amal ini untuk si Fulan?.

Sebagian orang mengatakan, ?Hendaknya dia mengaitkannya dengan syarat, yaitu dengan berkata, ?Ya Allah, jika Engkau menerima amal ini dari saya, maka jadikanlah pahalanya untuk si Fulan?. Menurut mereka, hal ini perlu karena dia tidak tahu apakah amalnya tersebut diterima atau tidak. Akan tetapi hal ini tidaklah perlu dan hadits yang ada pun telah menolaknya. Yaitu bahwa Nabi saw. tidak mengatakan kepada seseorang yang melakukan talbiyah untuk Syabramah agar mengatakan, ?Ya Allah jika Engkau menerima ihram saya, maka jadikanlah untuk Syabramah?. Beliau juga tidak mengatakan hal itu kepada seorang pun yang bertanya bahwa dia akan melakukan haji untuk seorang kerabatanya. Di samping itu, tidak ada satu hadits pun yang menganjurkan agar melakukannya. Maka petunjuk Rasulullah saw. lebih utama untuk diikuti.

Dan tidak ada seorang pun dari kalangan salaf yang menggantungkan pemberian pahala, kurban dan aqikah kepada orang lain dengan syarat jika amal tersebut diterima. Adapun yang diriwayatkan dari mereka adalah kata-kata, ?Ya Allah, ini adalah untuk si fulan bin Fulan?. Dan ini sudah cukup, karena Allah swt. akan memberikan pahala amal yang Dia terima, baik disyaratkan oleh si pemberi ataupun tidak. Wallahu a?lam

Bayi Perempuan, Why not?

Berdasar logika, realita sejalan, dan pengalaman hidup kita telah ketahui bahwa baik laki-laki maupun perempuan adalah sama, anugerah Allah swt. Dia telah mentaufikkan takdir dan kehendak-Nya, dan keduanya (anak laki-laki maupun perempuan) adalah merupakan suatu karunia yang wajib disyukuri dan dihormati.

Akhirnya mereka akan dewasa dalam kehampaan, tidak berkepribadian, dan tidak memiliki rasa percaya diri. Mereka tidak dapat memberikan apa-apa kepada keluarganya apalagi bagi masyarakat sekelilingnya. Sudah barang tentu orang yang hampa seperti itu tidak akan mampu memberi manfaat kepada siapa pun, juga kepada dirinya.

Kedatangan keduanya seharusnya merupakan peristiwa yang mengundang kegembiraan, harapan, dan rasa optimis. Kedatangan keduanya adalah dengan tujuan Allah swt (hamba) dan memakmurkan bumi ini (khalifah). Keduanya merupakan makhluk mulia yang menuntut perlunya pendidikan yang baik agar mereka mampu mengabdikan diri dalam kehidupan kelak dengan maksimal dengan arahan yang tepat demi tercapainya ridha Allah swt.

Baik laki-laki maupun perempuan sama-sama mempunyai peluang dan kemampuan mendarmabaktikan dirinya dalam kehidupan. Mereka memiliki peluang untuk maju da untuk mengajak kehidupan itu sendiri ke jalan Illahi yang suci bila kedua orang tuanya pandai mendidik dan membinanya dengan baik.

Kalau begitu, kenapa kita harus berkecil hati? Atau kenapa banyak di antara kita menjadi sempit dada dan sesak napasnya ketika isterinya melahirkan bayi perempuan? Terutama bila kita selalu mendapat anak perempuan berkali-kali. Bahkan bila segera setelah itu berdatangan para pemberi ucapan bernada menghibur dengan dibungkus ucapan selamt sehingga seolah-olah telah terjadi suatu tragedi dengan kedatangan bayi perempuan tersebut.

Dan fenomena serupa itu tidak hanya terlihat dalam masyarakat terbelakang saja tetapi juga sudah menyebar di kalangan masyarakat berpendidikan. Bahkan kami temui sebagian pendukung sikap demikian adalah justru kaum wanita. Sebagai bahan renungan maka ingatlah berapa banyak wanita yang sukses yang telah mendatangkan kebaikan, kepuasan, dan kebahagiaan bagi keluarganya dan negerinya.

Berapa banyak pria yang telah membuat susah dan resah keluarganya dan merugikan negerinya. Berapa banyak wanita taqwa yang tercatat namanya dengan tinta emas sejah, dan berapa banyak pria menjadi celaka dan menyimpang dari jalan hidayah???

Sekali lagi, baik laki-laki maupun wanita sama-sama mempunyai peluang yang besar dalam kehidupan ini. Masing-masing mempunyai medan dan perannya sendiri-sendiri yang tidak lebih utama di antara satu dengan lainnya. Semuanya dalam rangka pembagian fungsi dan tugas agar roda kehidupan berjalan lancar di bawah naungan rahmat Allah swt dan sesuai dengan kehendak-Nya.

Ketika kita menyambut bayi perempuan sebagai tamu yang tidak kita sukai maka pada saat itu juga kita telah meninggalkan petunjuk Islam dalam bentuk sikap yang menyimpang. Secara tidak sadar, dari sisi lain kita telah menaburkan benih-benih kegagalan tanpa suatu alternatif penyelesaian.

Perasaan sempit dada dan sesak napas dalam menyambut kedatangan bayi perempuan adalah manifestasi sikap negatif terhadap Allah swt dan sekaligus merupakan penentangan terhadap pilihan-Nya dan pengabaian terhadap ayat-ayat-Nya:

“Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang dia kehendaki dan memberikan anak-anak laki-laki kepada siapa yang dia kehendaki, atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki an perempuan (kepada siapa yang dikehendaki-Nya), dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” (Asy-Syuraa: 49-50).

Secara alamiah manusia adalah terbatas, tidak mempunyai kemampuan dan mengetahui apa yang tersembunyi di balik hari esok. Apakah dia sudah tahu apa yang tersembunyi di balik hari depan anak perempuannya yang baru lahir, sehingga sampai-sampai ia harus memenuhi relung hatinya dengan keresahan dan kegelisahan? Apakah dia tidak pernah membaca Firman Allah swt tentang hak-hak wanita yang berbunyi:“Maka apabila kamu tidak menyukai mereka, (bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak”. (An-Nisaa: 19)

Demikianlah permasalahan kaum wanita bagi sanak keluarganya. Saleh bin Ahmad berkata: “Kebiasaan Ahmad bin Hambal apabila diberi anak perempuan selalu berkata: ‘Para nabi pada umumnya adalah ayah dari anak permpuan’.”Dengan pemikiran akal dan logika sehat yang melepaskan diri dari prasangka-prasangka generasi demi generasi. Mereka telah menghantarkan kita kepada suatu pemikiran bahwa mendapatkan anak-anak perempuan adalah suatu transaksi yang menguntungkan yang telah dihadiahkan “langit” kepada kita.

Seorang anak permpuan adalah cerminan suatu kalbu yang pengasih, yang senantiasa memancarkan kerinduan dan kehangatan kepada kedua orang tuanya dan merupakan uluran tangan rahim pada hari-hari tua keduanya. Semua kesempatan untuk meraih sukses besar terbentang lebar bagi anak-anak perempuan terutama pada bidang-bidang pengajaran dan pendidikan.

Dalam bidang ini anak wanita berpeluang sama dengan rekannya yang laki-laki. Dan kuncinya hanya terletak pada bagimana cara pendidikan dan pembinaan yang diberlakukan para orang tua, bagaimana cara menanamkan kepercayaan, kasih sayang, dan harga diri dalam jiwa si anak sejak dini, baik itu bayi laki-laki maupun perempuan yaitu yang ditentukan oleh cara penyambutan kita akan kehadirannya, dan ini merupakan refleksi dari kasih sayang kita kepada mereka. Hal lain yang turut menentukan adalah komentar-komentar kita tentang dirinya baik kepada teman-teman atau para tetangga.

Allah swt telah memberi kesempatan istimewa kepada ayah ibu dari anak-anak perempuan untuk memasuki sorga melalui jalan pintas. Sabda Rasulullah saw.: “Barang siapa yang mempunyai tiga orang anak wanita atai tiga orang saudara perempuan, atau tiga orang anak perampuan atau dua orang saudara perempuan kemudian dia rawat dengan baik dan sabar dan dia senantiasa bertqwa kepada Allah swt dalam pemeliharaannya itu maka dia akan dimasukkan ke dalam sorga” Islam tidak memperkenankan seseorang—baik ia seorang ayah suami – berlaku curang, beraat swbwlah, dan tidak adil terhadap anak-anak perempuan atau isteri-isterinya.

Firman Allah Swt : “Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada ketaqwaan”. (Al-Maidah 8)Dalam salah satu haditsnya Rasulullah Saw sampai mengulang-ulang masalah tersebut agar lebih diperhatikan lagi.

Sabda Rasul : “Berlaku adillah diantara anak-anakmu, berlaku adillah diantara anak-anakmu, berlaku adillah diantara anak-anakmu”.

Berdasarkan penghargaan akan kehalusan perasaannya, akal pikiran, dan misinya maka Islam telah membuka lebar-lebar kesempatan kepada kaum wanita agar mereka berhasil merealisasikan kedudukan dan aspirasinya dalam berbagai lapangan kehidupan.

Sehingga tidaklah mengherankan jika banyak bermunculan perawi hadits wanita dikalangan kaum muslimin, seperti Karimah Al-Marwaziah dan Sayidah Mafisah binti Muhammad. Perlu juga dicatat bahwa diantara guru-guru Al-Hafidz bin Asakir yang delapan orang itu diantaranya terdapat guru wanita.

Banyak bermunculan dokter ahlui dari kalangan kaum muslimah, diantaranya Zainab. Ia seorang dokter mata dari Kabilah Bani Aud dan Ummu Hasan binti Al-Qadhi Abi Ja`far Ath-Thaljali. Kita juga mencatat nama-nama mujahidah yang turut serta berperang di medan laga dan  di perang kemerdekaan tanah airnya di berbagai negara Islam. Alangkah pentingnya jika seseorang ini kita programkan misi kaum wanita yang revolusioner yang akan menyandang panji-panji Islam dan mendidik uamt sehingga terbentuk kelompok kaum muslimin yang mampu mengemban misi dakwah ke seluruh persada dunia ini.

Kelompok yang tidak segan dan ragu berkorban pada jalan Allah Swt, kapanpun dan dimanapun mereka diperlukan. Kaum wanita adalah sosok yang mampu membina akhlaq putera-puterinya sejak dini. Oleh karena itu tanggung ajwab besar terletak di pundak kita untuk meraih hari depan yang lebih Islami dengan menyambut kedatangan bayi perempuan kita sebagaimana mestinya.

Apakah manusia pada penghubung abad XXI ini, yang dididik dengan semangat keislaman, yang sudah berjarak lima belas abad dari zaman jahiliyah, mampu membuktikan diri bahwa dirinya sudah benar-benar terbebas dari sifat dan watak jahiliyah, terbebas dsri tudingan firman Allah yang berbunyi :  “Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan kelahiran anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakaih dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapka itu”. (An-Nahl 58-59)

AQIQAH

Secara bahasa aqiqah berarti rambut yang berada dikepala bayi yang baru yang baru dilahirkan dan aqiqah juga berarti pemotongan. Dari asal kata itu juga jika seseorang disebut aqqawalidaihi berarti seseorang yang mendurhakai ibu bapaknya karena memutuskan hubungan baik dengan keduanya.

Arti aqiqah dalam syariat adalah memotong domba untuk bayi yang baru dilahirkan. Malah ada kalanya domba yang dipotong disebut aqiqah. Ada lagi orang yang lebih senang mengucapkan nasikah sebagai pengganti aqiqah. Dan kata nasikah ini banyak juga disebutkan dalam hadits Nabi Saw.

Hukum Aqiqah

Kata Malik : “Ini adalah perintah yang tidak dapat diperselisihkan lagi”.  Ibnu Mundzir berkata : “Aqiqah itu biasa dilakukan oleh penduduk Hijaz baik dahulu maupun sekarang dengan bimbingan para ulama”.

Ada sementara orang mangatakan bahwa tindakan tersebut sebagai sunah dan tidak merugikan bagi orang yang tidak dapat melakukannya. Tidak sesuai dengan ijma ulama yang lain, mahdzab Hanafi tidak bisa menerima hukum aqiqah.

Bukti Keutamaan Aqiqah

Sabda Rasulullah Saw :

“Semua anak tergantung (tergadai) dengan aqiqah, disembelih pada hari ketujuhnya, Diberi nama, dan dicukur rambutnya”. Hadits ini diriwayatkan oleh ahli sunah semuanya. Kata At-Tirmidzi merupakan hadits hasan dan shahih.

Dikatakan oleh Buraidah Al-Islami: “Di zaman jahiliyah, apbila salah seorang dilahitrkan maka kami sembelihkan seekor domba dan darahnya dioleskan pada kepala anak. Setelah Islam datang maka kami menyembelih domba, mencukur rambut, dan mengoleskan pada kepalanya Za`rafan (kunyit)”. Diriwayatkan oleh Ummu Karaz Al-Ka`biyah bahwa ia pernah bertanya kepada Rasulullah Saw tentang aqiqah, maka sabda beliau :

“Untuk seorang putera dua ekor dan untuk seorang puteri seekor dan tidak ada salahnya domba itu jantan atau betina”.

Sebagai realisasi dari pandangan Islam baik ia seorang putera maupun puteri maka kelahirannya haruslah disambut dengan meriah dan suka cita.

Mungkin perintah menyembelih aqiqah bagi anak wanita dengan seekor domba tersebut untuk menyesuaikan antara dua hal, yakni :

  • Menetapkan persamaan antara laki-laki dan wanita dan penyambutan kedatangan keduanya haruslah dikaitkandengan upacara yang meriah dan gembira; dan
  • Memelihara watak yang telah menguasai jiwa bangsa Arab yang pada zaman jahiliyah tidak senang dengan datangnya seorang bayi perempuan sehingga aqiqahnya setengah bayi laki-laki.  Atau untuk menyesuaikan dengan kaidah syariah yang menetapkan bagian kaum wanita adalah satu dan bagian kaum laki-laki adalah dua kalinya dalam hal waris, membayar diyat, dan memerdekakan budak

Dapat saja untuk bayi laki-laki hanya dipotongkan seekor domba saja. Hal ini berkenaan dengan sunah Rasulullah Saw atas kelahiran Hasan dan Husein Ra. Dengan dalil tersebut maka Malik memutuskan bahwa aqiqah bagi seorang bayi baik laki-laki maupun perempuan adalah sama, seekor domba. Perlu diketahui bahwa kebiasaan memotong aqiqah pada ahli kitab hanya berlaku khusus bagi bayi laki-laki saja, tidak berlaku bagi bayi perempuan. Menyedekahkan anak dengan Harga Aqiqah

Ibnul Qayyim mengkaitkan aqiqah dengan nilai kurban yang diberikan Allh Swt atas diri Ismail As dengan seekor domba yang dipotong. Berkenaan dengan hal itu maka tidak dapat disangkal lagi bahwa pemotongan aqiqah pada waktu anak dilahirkan berguna untuk menangkal si bayi dari gangguan setan.

Persis seperti kegunaan membaca doa dan menyebutkan asma Allah Swt pada waktu benih bayi disemai ke dalam rahim ibunya yakni untuk menjauhkan dari gangguan setan dan agar didekatkan denagn keridhaan Allah Swt. Dan alangkah banyaknya rahasia syariah yang belum dapat kami ungkapkan.

Oleh karena itu menurut hemat kami tetaplah kami berpendapat bahwa kedudukan memotong aqiqah itu lebih utama dari pemberian sedekah seharga aqiqah tersebut. Sungguh pemotongan kurban dan penumpahan darah itu sesuatu yang telah ditetapkan syariah. Lihat ayat yang berbunyi :

“Maka dirikanlah shalat karena Rabb-mu dan berkurbanlah.” (Al-Kautsar 2)

Pemotongan Aqiqah

Ahmad bin Hambal berbicara tentang aqiqah, ia berkata : “Penyembelihan dilakukan pada hari ketujuh, jika tidak maka pada hari keempat belas, dan jika tidak maka pada hari kedua puluh satu”.

Dalam hadits yang dibawakan oleh Al-Baihaqi juga terdapat keterangan yang serupa dengan hal tersebut. Ada beberapa ulama berpendapat bahwa jika pada hari-hari tersebut belum juga dapat dilakukan penyembelihan maka penyembelihan dapat dilakukan pada hari-hari lainnya yang memungkinkan.

Apabila hari Iedul Adha (Iedul Kurban) bertepatan waktunya dengan hari aqiqah maka cukuplah dilakukan pemotongan seekor domba untuk keduanya sekaligus.

Hukum Pemotongan Aqiqah

Telah dikatakan bahwa bila seeorang tidak mampu melaksanakan aqiqah maka tidak ada keharusan baginya memaksakan diri untuk melakukannya. Ada pula yang membenarkan melaksanakan aqiqah dengan modal pinjaman demi untuk menghidupkan sunah Rasul dan dengan harapan insya Allah Dia akan menggantinya dengan rizki yang lebih besar.

Muhammad bin Ibrahim berkata : “Aqiqah itu diperintahkan meskipun berupa seekor burung”. Sedangkan para ulama masih berselisih pendapat dalam menilai hukum aqiqah itu, apakah wajib hukumnya atau terpuji hukumnya. Pelaksanaan aqiqah tidak dibenarkan dilakukan secara kolektif seperti halnya dengan pelaksanaan kurban.

Makruh Memecahkan Tulang Aqiqah

Perlu diperhatikan kepada yang bersangkutan untuk tidak memecahkan tulang-tulang hewan aqiqah baik pada waktu disembelih maupun waktu dimakan. Tulang-tulangnya dipisahkan dipersendiannya dengan maksud antara lain untuk:

  • Anjuran agar pada waktu diberikan mentah atau setelah dimasak terlihat menyenangkan bagi para fakir yang menerimanya, para tetangga yang melihatnya, dan bagi para pengantarnya.
  • Menaruh rasa optimis terhadap kesehatan dan keselamatan anggota badan yang dilahirkan berhubung aqiqah itu dianggap sebagai penebus untuk bayi.

Hikmah dan Syarat-syarat Aqiqah

  • Sebagai pernyataan gembira atas diberinya kekuatan untuk melaksanakan syariat Islam dan dianugerahinya seorang anak yang muslim yang diharapkan kelak akan mengabdikan dirinya hanya kepada Allah Swt semata.
  • Membiasakan berkurban bagi orang tua/wali untuk si bayi sejak pertama kali kelahirannya di dunia.
  • Melepaskan penghalang-penghalang pada si bayi dalam memberikan syafaat kepada orang tua mereka kelak.
  • Melindungi dari gangguan setan sehingga setiap anggota tubuh aqiqah berguna untuk menebus seluruh anggota tubuh si bayi.
  • Pada waktu memotong aqiqah juga diucapkan apa yang diucapkan pada waktu memotong kurban yaitu Bismillah.
  • Lebih diutamakan memasak aqiqah dan tidak diberikan dalam keadaan mentah untuk mempermudah para fakir miskin dalam menikmatinya, dan ini lebih terpuji.
  • Umur aqiqah yang disembelih adalah sesuai dengan yang diperintahkan, sehat, dan tidak cacat.
  • Tidak sah bila dilaksanakan secara bersama-sama oleh beberapa orang dengan memotong seekor domba untuk beberapa anak dari mereka.
  • Sebaiknya aqiqah itu berupa domba, walau ada juga yang menyembelih seekor unta, sapi, atau kerbau.
  • Diutamakan memotong aqiqah itu atas nama si bayi. Sabda Rasul Saw :
  • “Sembelihlah atas namanya”, artinya diniatkan atas nama si bayi dengan mengucapkan :
  • Dengan asma Allah, ya Allah untuk-Mu dan kepada-Mu, ini adalah aqiqah si fulan.”  Penyembelihannya yang baik dilakukan sesudah matahari terbit.
  • Apa yang terpuji pada pemotongan aqiqah adalah sama seperti yang terpuji pada pemotongan kurban., yakni dagingnya disedekahkan. Ynang baik adalah sepertiga dikonsumsi sendiri, sepertiga dihadiahkan, dan sepertiga disedekahkan.
  • Tidak diperkenankan menjual kulit aqiqah atau dijadikan bayaran penyembelihan. Harus disedekahkan atau diambil untuk kepentingan orang yang mengadakan aqiqah.
  • Bagi orang yang mengetahui bahwa oleh orang tuanya belum disembelihkan aqiqah maka dianjurkan untuk mengadakan. Seperti Nabi telah mengadakan aqiqah untuk dirinya setelah diangkat sebagai Rasul.
  • Sebelum dilakukan penyembelihan aqiqah terlebih dahulu dilakukan pencukuran rambut bayi. Kemudian rambutnya ditimbang dengan perak dan nilainya disedekahkan kepada fakir miskin.

Memberi bayi

Memberi nama apalagi bila menghendaki nama yang paling tepat adalah tidak mudah dan kadang-kadang memakan waktu yang lama.

Pemberian nama merupakan cermin kepribadian dan kedalaman pendidikan pemberinya dan sekaligus nama adalah penjelasan singkat bagi yang dinamainya. Oleh karena itu pemberian nama bagi seorang anak sebagai insan rabbani adalah sesuatu yang penting. Syukurlah, dalam masalah ini Islam tidak membiarkan kita meraba-raba dalam memecahkan masalah ini.

Waktu Pemberian Nama dan Siapa Yang Memberikan

Berdasarkan berbagai hadits Rasulullah Saw maka pemberian nama bagi si bayi dapat dilakukan pada hari kelahirannya atau tiga hari sesudah kelahirannya atau ditunda sampai pada pelaksanaan aqiqah. Akan tetapi hal ini dapat dilakukan sebelum dan sesudahnya. Waktunya cukup panjang.

Dan tentang siapa yang lebih berhak membri nama jika antara ayah dan ibunya terjadi perselisihan? Hak memberi nama dilimpahkan kepada sang ayah.  Al Qur`an yang mulia sudah menyatakan supaya anak dinasabkan kepada ayahnya, bukan kepada ibunya.

khitan

Menurut bahasa khitan berarti memotong kulit kepala dari dzakar atau penis pada laki-laki. Khitan adalah salah satu keutamaan dien yang disyariatkan Allah Swt untuk hamba-Nya sebagai pelengkap fitrah yang diberikan kepada mereka.

Pengkhianatan bagi para pengikut Millah Nabi Ibrahim As setingkat dengan salah satu hukum seperti pembabtisan bagi para penyembah salib (kaum Krieten).

Barang siapa diantara kaum muslimin yang tidak melakukan khitan sebelum aqil baligh (dewasa) maka oleh sementara dia dinyatakan sebagai kafir.

Khitannya Al-Khalil (Nabi Ibrahim As)

Nabi Ibrahim As berkhitan pada usia 80 tahun. Beliau mengkhitan Nabi Ismail As pada usia 13 tahun, dan mengkhitan Nabi Ishaq As pada usia 7 tahun. Khitan merupakan salah satu keutamaan yang diujikan Allah Swt kepada khalilnya – Nabi Ibrahim As – yang kemudian dilaksanakan dengan baik oleh beliau, oleh karena itu layaklah bila beliau mendapat julukan Imam Umat Manusia. Konon, beliau adalah manusia pertama yang melakukan khitan.

Kemudian sunahnya itu diikuti oleh para nabi dan rasul setelahnya, termasuk Al Masih Isa bin Maryam As. Diundangkannya Hukum Khitan Sabda Rasulullah Saw :“Fitrah itu ada lima, khitan, mempertajam pisau penyembelihan, mencukur kumis, menggunting kuku, dan mencabut bulu ketiak”. Rasulullah saw. Meletakkan khitan sebagai puncak perilaku fitrah, yang dimaksud dengan fitrah di sini adalah fitrah yang mensucikan badan.

Sedangkan fitrah kalbu adalah mengenal Allah swt dan mencintai-Nya. Selama ini para ulama masih berbeda pendapat tentng hukum pengkhitannan bagi laki-laki dan wanita, dan banyak ditampilkan tafsir terhadap maksud haits yang berbunyi:“Khitan adalah sunah hukumnya bagi laki-laki dan kemuliaan bagi wanita”. (Hadits dhaif). Namun hampir semua ulama sepakat bahwa khitan adalah wajib hukumnya bagi laki-laki dan wanita para ahli fiqih memandangnya sebagai terpuji, tidak wajib.

Belum pernah Rasulullah saw. Memerintahkan seseorang mengkhitan anak wanitanya, kecuali dalam hadits dhaif yang ditulis di atas. Memilih waktu khitan Para fuqaha berbeda pendapat dalam menentukan waktu yang tepat untuk mengadakan khitan. Namun semuanya hanya berkisar dalam soal penetapan waktu saja dan tidak menyangkal suatu waktu tertentu. Memang ada sementara dari mereka memakruhkan dilaksanakan pengkhitanan pada hari ketujuh (sabtu) untuk membedakan dengan hari kaum Yahudi. Di antara ulama yang memakruhkan adalah Hasan al-Bashri dan Malik bin Anas.

Ilmu kedokteran modern menyatakan bahwa waktu yang paling tepat untuk dilakukan pengkhitanan adalah seketika bayi tersebut dilahirkan. Dengan demikian sang dokter yang membantu persalinan ibunya dapat langsung mengadakan pengkhitanan. Sehingga pada waktu sang ibu keluar dari rumah sakit maka si bayi sudah benar-benar sembuh dari khitannya.

Akan tetapi penghitanan bayi itu tidak boleh dilakukan setelah si bayi berumur 24 jam pertama setelah dilhirkan kecuali setelah beberapa minggu. Hal diatas berkaitan dengan aliran darah si bayi. Setelah bayi berumur beberapa minggu maka baru boleh dilakukan pengkhitanan dan sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Jika sanga bayi telah berumur tiga sampai enam bulan sebaiknya dilakukan pembiusan telebih dahulu sebelum dilakukan pengkhitanan untuk mengurangi rasa sakit.

Ada lagi ahli fikih yang berpendapat bahwa pengkhitanan itu tidak boleh dilakukan sebelum anak mencapai usia aqil baligh (dewasa) dengan alasan mereka—sebelum baligh—belum wajib menunaikan suatu ibadah yang berkaitan dengan jasmani.

Sudah berang tentu pendapat yang terakhir ini bertentangan dengan hasil penelitian  medis. Kini sudah dapt dibuktikan secara ilmiah bahwa khitan banyak melindungi orang dari berbagai penyakit yang bersarang di balik kulit kepala dzakar atau penis laki-laki, di antaranya penyait kanker.

mengKhitan bayi perempuan

Para ulama menyatakan bahwa khitan bagi perempuan hukumnya terpuji, bukan wajib. Ini sesuai dengan tradisi yang berlaku di masyarakat hingga kini.

Banyak dokter yang tidak setuju dengan khitannya anak perempuan karena dikhawatirkan tindakan ini bepengaruh buruk bagi kehidupan seksual wanita dalam rumah tangganya kelak. Karena hal inilah maka khitan bayi perempuan—pendapat sebagian besar ahli fiqih—adalah dengan memotong seminimial mingkin.

Adapun khitan anak perempuan itu deng amemotong sedikit ujung kelentit (clitoris) yang terletak di bagian atas bibir kemaluan (vulva). Imam Ahmad membawakan sebuah hadits dari Ummu Athiah bahwa Rasul pernah memperingatkan juru khitan, sabda beliau:

“Jika Anda menghitan jangan terlampau banyak memotong) karena hal itu lebih memuaskan wanita dan lebih menyenangkan bagi suami”.

Khitan rosuluallah

Berbgai riwayat telah sampai kepada kita tentang hal ini. Ada yang menyatakan bahwa Rasulullah dilahirkan sudah dalam keadaan khitan.

Ada pula yang mengatakan bw\ahwa beliau dikhitan oleh Jibril as pada waktu membelah dadanya. Ada lagi yang menyatakan bahwa kakeknya (Abdul Muthalib) yang mengkhitannya sesuai dengan tradisi Arab yang mengkhitan anak-anaknya pada hari ketujuh.

Menurut Ibnul Qayyim al-Jauziyah adalah sudah selayaknya jika Allah swt tidak akan mengabaikan keutamaan tersebut bagi Rasul-Nya sebagaimana Dia telah mengkaruniakan hal tersebut kepada Nabi IBrahim as.

Mencukur kepala bayi

Ketika Islam mengajarkan kepada kita tentang sesuatu, tentulah tujuan utamanya untuk kemaslahatan manusia itu sendiri. Antara lain dapat diringkas dalam tiga hal :

· Menambah erat hubungan antara hamba dengan Rabbnya dengan ikatan ibadah dan doa;

· Membina masyarakat ideal diantara manusia yang diliputi rasa kasih sayang antara yang kaya dengan yang miskin, baik kaya materi ataupun kaya spiritual;

· Untuk kepentingan individu itu sendiri, diantaranya untak kesehatan manusia muslim itu.

Mencukur rambut bayi yang nampaknya sederhana dalam pelaksanaan, namun berguna untuk merealisasikan ketiga tujuan di atas, yakni :

  • Suatu upaya untuk mendekatkan diri pada keridhaan Allah Swt dengan mengikuti sunah Rasulnya;
  • Memperkuat pembinaan dan hubungan masyarakat serta perekonomian karena pencukuran rambut bayi diikuti dengan penimbangan berat rambut bayi dengan perak untuk disedekahkan kepada para fakir miskin;
  • Sebagai suatu sarana dan upaya penyehatan sang bayi karena dengan mencukur rambutnya berarti pori-pori kulit kepalanya menjadi lebih terbuka, rambutnya akan lebih subur, dan mungkin juga akan berpengaruh menguatkan daya penglihatan, pendengaran, dan penciuman seperti yang dikatakan Ibnul Qayyim dalam Tuhfatul Maudud.

Dikatakan dalam Muwatha Malik dari Ja`far bin Muhammad dari ayahnya, katanya : “Fathimah telah menimbang rambut putera-puterinya, yaitu Hasan, Husein, Zainab dan Ummu Kaltsum. Rambut masing-masing ditimbang dengan perak dan kemudian nilainya disedekahkan kepada fakir miskin”.

‘Atha berkata : ”Pencukuran rambut didahulukan dari pemotongan aqiqah”. Mungkin hal ini untuk membedakannya dari manasik haji agar tidak saru. Lazimnya mencukur rambut itu dilakukan pada hari ke tujuh dari kelahiran bayi.Berbicara tentang pencukuran rambut ini maka kami akan mengomentari kebiasaan yang terjadi di kalangan kaum muslimin di sekitar kita yng mencukur sebagian rambut bayinya dan membiarakn sebagian yang lainnya, antara lain :

  • Memotong sebagian rambut kepalanya dan membiarkan sebagian lainya tanpa beraturan;
  • Mencukur bagian  tengah kepalanya dan membiarkan bagian  lainnya persis seperti yang dilakukan oleh Khadam gereja atau biarawati gereja;
  • Mencukur sekeliling kepala dan membiarkan yang bagian tengahnya persis seperti jambul;
  • Mencukur bagian depan dari kepala dan membiarkan bagian belakangnya.

Sudah barang tentu pemotongan rambut dengan sistem gaza di atas, dengan diberi jambul atau seperti rumbai-rumbai di kepalanya sehingga terlihat buruk dan tidak anggun itu adalah bukan ajaran yang diwariskan Islam. Perlakuan semacam itu bukan saja bertentangan dengan ajaran Islam malah merusak citra dan selera anak sampai dewasa kelak.

Membersihkan mulut bayi

Mulut bagian atas dari dalam disebut al-Hanak. Dan membersihkan mulut bayi disebut tahnik, artunya membersihkan mulut bagian atas bayi dari dalam dengan kurma yang telah dimamah sampai lumat benar.

Bila tidak ada kurma maka dapat diganti dengan buah-buahan manis lainnya, hal ini mengikuti sunah nabi Mungkin tujuan dari membersihkan mulut itu adalah untuk mempersiapkan mulut sang bayi untuk dapat menyusui air susu ibunya.

Demi untuk memperoleh keberkahan yang maksimal maka sebaiknya seseorang yang dipilih untuk melakukan tahnik itu adalah seseorang yang bertaqwa kepada Allah swt.

Dalam sebuah hadits dikatakan bahwa Nabi Saw pernah melakukan tahnik terhadap beberapa anak sahabat Anshar.Abu Musa Ra berkata : “Aku dikaruniai seorang putera kemudian aku membawanya kepada Nabi Saw. Beliau menamakannya Ibrahim, membersihkan mulutnya dengan kurma dan didoakan agar mendapat keberkahan. Setelah itu baru diserahkan kepadaku”.

Dikisahkan oleh Asma Ra bahwa dia tengah mengandung Abdullah bin Zubair di Mekah. Kemudian dia hijrah ke Madinah dan sesampainya di Quba beliau melahirkan Abdullah di sana. Ia pergi membawa anaknya itu ke hadapan Rasulullah Saw. Beliau letakkan bayi itu di haribaannya, meminta sebuah kurma dan dikunyahnya hingga halus benar kemudian beliau masukkan ke dalam mulut sang bayi.

Demikianlah, air liur Rasul adalah sesuatu yang masuk pertama kali ke dalam perut anak tersebut. Beliau membersihkan mulut anak tersebut dengan kurma itu kemudian didoakan agar Allah Swt berkenan memberkatinya. Ia adalah anak muslim pertama dari kaum Muhajirin yang dilahirkan di bumi Madinah. Selanjutnya ucap sayidatina Asma Ra : “Kaum muslimin bersuka ria dengan kelahirannya itu karena sudah didesas-desuskan sebelumnya kepada kaum muslimin bahwa mereka tidak akan memperoleh keturunan karena orang-orang Yahudi telah menyihir mereka”.

http://www.namaislami.com/New-Born-Baby/Membersihkan-Mulut-Bayi.html

Oktober 24, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | lain-lain | | Belum Ada Tanggapan

Menyembelih Aqikah?

<!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:”"; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p.MsoBodyText, li.MsoBodyText, div.MsoBodyText {mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0cm; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0cm; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p {mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0cm; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0cm; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:35.4pt; mso-footer-margin:35.4pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;}

Apa yang Diucapkan Ketika Menyembelih Aqikah?

Ibnul Mundzir menuliskan, ?Bab Tentang Penyebutan Nama Anak yang Diaqikahkan untuknya?. Lalu dia berkata, ?Abdullah bin Ahmad memberitahu kami, dari Hisyam, dari Ibnu Juraij, dari Yahya bin Sa?id, dari Umrah, dari Aisyah, dia berkata, ?Nabi Muhammad saw. bersabda,

?Sembelihlah dengan nama sang bayi. Maka katakanlah, ?Bismillah, ya Allah untuk-Mu dan kepada-Mu. Ini adalah aqikah si Fulan?.

Ibnul Mundzir berkata, ?Ini adalah hal yang baik. Jika dia meniatkan aqikah dan tidak menyebutkan namanya, itupun insya Allah sudah cukup?.

Al-Khallal menuliskan, ?Bab Tentang Apa yang Diucapkan Ketika Menyembelih Aqikah?. Lalu dia berkata, ?Ahmad bin Muhammad bin Mathar dan Zakariya bin Yahya, dari Abu Thalib, bahwa dia bertanya kepada Abu Abdillah Ahmad bin Hambal, ?Jika seseorang ingin menyembelih aqikah, maka apa yang dia ucapkan?? Dia menjawab, ?Katakan, ?Ini adalah aqikah si fulan bin fulan?. Hal ini mengisyaratkan bahwa Imam Ahmad menggabungkan niat dengan pelafalan secara bersamaan. Hal ini seperti seseorang yang melakukan haji untuk orang lain, maka dia mengucapkan talbiyah dan ihram dengan niat dan mengucapkan: ?Labbaikallaahumma ?an Fulaan, atau Ihraamii ?an Fulaan?, ?Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, atas nama si fulan?, atau, ?Ihram saya adalah untuk si fulan?. Dari hal ini dapat disimpulkan juga, bahwa jika seseorang menghadiahakan pahala suatu amal untuk orang lain, hendaknya dia meniatkannya untuk orang tersebut, yaitu dengan berkata, ?Ya Allah, ini adalah untuk si Fulan?, atau ?Ya Allah, jadikanlah pahala amal ini untuk si Fulan?.

Sebagian orang mengatakan, ?Hendaknya dia mengaitkannya dengan syarat, yaitu dengan berkata, ?Ya Allah, jika Engkau menerima amal ini dari saya, maka jadikanlah pahalanya untuk si Fulan?. Menurut mereka, hal ini perlu karena dia tidak tahu apakah amalnya tersebut diterima atau tidak. Akan tetapi hal ini tidaklah perlu dan hadits yang ada pun telah menolaknya. Yaitu bahwa Nabi saw. tidak mengatakan kepada seseorang yang melakukan talbiyah untuk Syabramah agar mengatakan, ?Ya Allah jika Engkau menerima ihram saya, maka jadikanlah untuk Syabramah?. Beliau juga tidak mengatakan hal itu kepada seorang pun yang bertanya bahwa dia akan melakukan haji untuk seorang kerabatanya. Di samping itu, tidak ada satu hadits pun yang menganjurkan agar melakukannya. Maka petunjuk Rasulullah saw. lebih utama untuk diikuti.

Dan tidak ada seorang pun dari kalangan salaf yang menggantungkan pemberian pahala, kurban dan aqikah kepada orang lain dengan syarat jika amal tersebut diterima. Adapun yang diriwayatkan dari mereka adalah kata-kata, ?Ya Allah, ini adalah untuk si fulan bin Fulan?. Dan ini sudah cukup, karena Allah swt. akan memberikan pahala amal yang Dia terima, baik disyaratkan oleh si pemberi ataupun tidak. Wallahu a?lam

http://www.namaislami.com/New-Born-Baby/

Oktober 24, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | lain-lain | | Belum Ada Tanggapan

Repair windows xp

Bila kita punya cd booting windows xpnya maka kita bisa repair windows xp kita yang rusak dengan cd windowsnya.

Bila windows kita tidak bisa booting ada kemungkinan :

  1. ntoskrnl.exe corrupt : restart windows,booting menggunakan cdnya kemudian kita pilih repair dengan menekan huruf R,masukkan nomor pada posisi windows yang akan di repair misal  no.1,masukan password administrator,bila tidak password maka kosongkan dan enter kemudian ketikkan perintah berikut :expand [file source] [file tujuan] contoh : cd berada pada drive d dan system windows berada di c maka : expand d:\i386\ntoskrnl.ex_ c:\windows\system32
  2. boot.ini corrupt : caranya sama cuma yang diketik bootcfg /rebuild,untuk load identifier kita isi dengan “microsoft windows home edition” bila menggunakan home edition, untuk load optionnya kita isi dengan “/fastdetect ” kemudian exit untuk restart.
  3. Harddisk corrupt atau tidak dapat diacces,tampilan blue screen :chkdsk /f dan chkdsk /r,bila tidak hidup kita bisa tempelkan ke komputer lain kemudian ketikanperintah tersebut di start-run-cmd-OK, biasanya kalau harddisk corrupt maka banyak file system yang corrupt,untuk merepairnya maka kita bisa menggunakan perintah sfc /scannow namun saratnya windows bisa hidup,tapi kalau tidak bisa hidup maka kita mulai dari booting menggunakan cd windows kemudian apabila ada pilihan instal , repair dan keluar maka pilih saja instal (enter) kemudian f8 untuk i agree dan pilih lokasi windows kemudian kita pilih repair maka windows otomatis akan repair secara otomatis file -2 yang korupt

Bila komputer beberapa saat mati setelah hidup tanpa keterangan tertentu :

  1. Cek power management,pastikan pada posisi never pada setiap seting powernya mulai dari monitor dan harddisk
  2. Cek fan processor,pastikan bekerja dengan baik
  3. Cek kerapatan hetsink dengan permukaan processor,pastikan tidak berongga ( rapat ).

Komputer mati tidak bisa hidup,tetapi led mainboard nyala dan tampilan biospun tidak mau muncul:

  1. Cek power,apakah funnya berfungsi apa tidak,suplay dayanya mencukupi apa tidak dengan cara melepaskan beberapa komponen seperti cdrom atau hardisk.
  2. Lepaskan semua komponen dan bersihkan memakai kompressor atau contact cleaner.
  3. Cek processor ,kita bisa mencoba di komputer lain
  4. Cek mainboardnya,bisa dilihat ada beberapa kapasitor disekitar processor masih tampak kondisi normal atau sudah bergelembung seperti mau pecah,atau mungkin ada komponen lain yang terbakar

http://husnahajar.blogsome.com/2008/05/07/repair-windows-xp/

Oktober 24, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | lain-lain | | Belum Ada Tanggapan

Mitos Kembang wijaya kusuma

Kembang wijaya kusuma :

Gambar Kembang wijaya kusuma ini saya ambil dari koleksi kembang didepan rumah pada tanggal 23 agustus 2008 pada jam kurang lebih 12 malam

  1. Nama latin : Epiphyllum oxypetalum
  2. Daerah persebaran : kepulauan Seribu, Karimunjawa, pulau Puteran Madura, Bali, Ambon karo nang pulau Karang Bandung pedhek pulau Nusakambangan
  3. Ciri Bunga : Warna Putih, Diameter + 10 cm 10 cm
  4. Nama China : Keng Hwah ( Bunga indah dan Agung )

Mithos yang berkembang :

Bila ada orang yang menjumpai bunga tersebut sedang mengalami pemekaran maka rizkinya akan lancar.

Alkisah :

Seorang maharaja dari kediri Jawa Timur yang bergelar Prabu Aji Pramosa memiliki sifat yang tidak mau ada orang yang menonjol dan terkenal di daerah kekuasaannya,maka disebarlah intel kerajaan ke pelosok kerajaan kemudian dilaporkan bahwa ada orang yang terkenal dan memiliki kesaktian yang tinggi bernama Resi Kano dengan gelar Kyai jamur.

Raja yang tidak ingin menangkap rakyat yang tak berdosa itupun bingung juga bagaimana menyingkirkan sang resi,akhirnya dapat saran dari pejabat tingginya agar mengusir atau bahkan membunuh sekalian sang resi dengan alasan keamanan dan keselamatan raja serta kerajaan.Rupanya berita pengusiran ini cepat terdengar Kyai Jamur, ?sebelum utusan kerajaan datang, saya harus meninggalkan negeri ini lebih dahulu? demikian gumam Kyai Jamur dalam hatinya. Mendengar Kyai Jamur sudah tidak berada di tempat, sang Aji Pramosa bertambah murka. Raja pun memerintahkan para punggawa kerajaan mengejar dan menangkap sang Resi, Resi itu harus dihukum. Sekedar alasan untuk kedok, Resi dianggap bersalah karena pergi tanpa seijin raja. Sang Resi berjalan terus ke arah barat menyusuri pantai selatan sampai akhirnya tiba di suatu daerah yang disebut Cilacap, dia menganggap bahwa daerah ini cukup aman, tersembunyi dari pantauan raja. Pencarian dan pengejaran sang raja rupanya tak kenal berhenti, Resi Kano harus tertangkap.

Wijaya kusuma

Setelah dicari ke seluruh pelosok, persembunyian Resi akhirnya dapat diketahui. Ketika sang Resi sedang bersamadi, Aji Pramosa dan punggawanya datang, kesempatan itu tidak mereka sia-siakan, sang Resi langsung ditangkap dan dibunuh. Berkat kesaktiannya, jasad sang Resi menghilang (muksa), ini membuat raja sangat terkejut takut dan keheranan. Belum hilang rasa herannya, sang raja dikejutkan lagi oleh suara gemuruh serta angin ribut dari tengah laut. Aji Pramosa berusaha tetap tenang menghadapi berbagai peristiwa yang mengerikan itu. Suara gemuruh dan anginpun reda, namun pada saat yang sama datanglah seekor naga besar mendesis-desis seolah-olah hendak melahap Aji Pramosa. Gelombang laut menjadi besar bergulung-gulung, hingga banyak penyu (kura-kura) minggir ke tepi pantai. Pantai itu dikemudian hari disebut Pantai Telur Penyu. Dengan sigapnya sang Aji Pramosa segera melepaskan anak panahnya, ternyata tepat mengenai sasaran, perut nagapun robek terkena panah dan naga hilang tergulung ombak. Rupanya naga tadi jelmaan dari seorang putri cantik yang muncul dengan tiba-tiba sambil berlarian di atas gulungan ombak dari arah timur pulau Nusakambangan. Sang putri ayu menghampiri Aji Pramosa sembari mengucapkan terima kasih karena berkat panahnya ia bisa menjelma kembali menjadi manusia. Sebagai rasa terima kasih, putri cantik tadi menghaturkan bunga Wijayakusuma kepada sang Aji Pramosa. Sang putri mengatakan ?kembang Wijayakusuma tidak mungkin bisa diperoleh dari alam biasa, barang siapa memiliki kembang itu bakal menurunkan raja-raja yang berkuasa di tanah Jawa?. Selanjutnya putri cantik memperkenalkan diri, namanya Dewi Wasowati. la berpesan, kelak pulau ini akan bernama Nusa Kembangan. Nusa artinya pulau dan Kembangan artinya bunga. Seiring pergantian jaman, nama Nusa Kembangan akhirnya berubah menjadi Nusakambangan. Prabu Aji Pramosa sangat girang hatinya menerima hadiah kembang itu, kemudian dengan tergesa-gesa ia mengayuh dayungnya untuk kembali menuju daratan Cilacap, tetapi karena terlalu gugup dan kurang hati-hati, kembang itu jatuh ke laut dan hilang tergulung ombak, dengan sangat menyesal sang Aji Pramosa pulang tanpa membawa kembang. Beberapa lama setelah sang Prabu berada di kerajaan, terbetik berita bahwa di pulau karang dekat Nusakambangan tumbuh sebuah pohon aneh dan ajaib, beliau pun ingin menyaksikan pohon aneh yang tidak berbuah itu dan ternyata benar bahwa pohon itu tidak lain adalah Cangkok Wijayakusuma yang ia terima dari Dewi Wasowati. Melihat pohon itu, sang Aji Pramosa teringat akan kata-kata Dewi Wasowati bahwa siapa yang memperoleh kembang Wijayakusuma akan menurunkan raja-raja di tanah Jawa

Wijaya Kusuma

http://husnahajar.blogsome.com/2008/09/26/mithos-kembang-wijaya-kusuma/

Oktober 24, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | TENAGA DALAM | | Belum Ada Tanggapan

Kaya tanpa pasugihan 1

ini hanya tulisan untuk pengingat bagi kami, yang percaya silahkan baca dan tidak menyuruh mengamalkan dan sekali lagi kami serahkan kepada saudara sekalian :

Ketika niat sudah mantab hanya memohon pertolongan Allah dan berniat apabila sudah menjadi kaya akan memberi kepada yg hak.
Isinya setiap langkah dengan wirid :Yaa Ghaniyyu setiap hari setiap malam kapan saja dimana saja kecuali ditempat2x tertentu dan ada keperluan manusiawi.
Diamalkan selama 40 jumat dan 40 minggu, ketika sedang mengamalkan amalan ini hendaknya makan makanan yg halal,Ketika niat sudah mantab hanya memohon pertolongan Allah dan berniat apabila sudah menjadi kaya akan memberi kepada yg hak.
Isinya setiap langkah dengan wirid :Yaa Ghaniyyu setiap hari setiap malam kapan saja dimana saja kecuali ditempat2x tertentu dan ada keperluan manusiawi.
Diamalkan selama 40 jumat dan 40 minggu, ketika sedang mengamalkan amalan ini hendaknya makan makanan yg halal, sholat 5 waktu etc.
sholat 5 waktu etc.

Source : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=210810&page=2

Oktober 24, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | TENAGA DALAM | | Belum Ada Tanggapan

Sedulur papat limo pancer 1

Dalam budaya jawa ( kejawen ) , penyebutan ” Kakang Kawah Adi Ari-Ari” keberadaannya masih tersamar. Apalagi di zaman modern sekarang ini. Mitos saudara kembar yang ghaib ini cenderung di abaikan. Ini konsekuensi dari zaman maju. Dunia material cenderung meningkat, sedang kaweruh spiritual orang jawa kian gersang. Kita mencoba untuk memahami kembali Puasa Weton yang bagi orang jawa di percayai dapat memberikan pencerahan spiritual dengan berbagai mitosnya yang penuh dengan kesakralan dan religiusitas.
Hakikat Puasa menurut ” Wulang Reh “.

Sri Pakubuwono IV telah memberikan wewaler, peringatan,pada anak cucunya untuk pengekangan nafsu. Peringatan itu tertuang dalam karyannya Serat Wulang Reh, yang di tulis pada hari ahad kliwon, wunku sungsang, tanggal ke-19, bulan besar, mongso ke-delapan, windu sancaya dan di beri sengkalan : Tata-guna-Swareng-Nata ( 1735 ).Ia bergelar : Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono Senopati Ing Ngalogo Abdur Rahman Sayyidin Panotogomo IV. Nama kecilnya adalah Bandoro Raden Mas Gusti sumbadyo, Putra Pakubuwono III dengan Kanjeng Ratu Kencana.Dalam pupuh II Tembang Kinanthi ia menulis : “Podho Gulangen Ing Kalbu, Ing Sasamita Amrih Lantip, Ojo pijer mangan nendra, ing kaprawiran den kesthi, Pesunen sariraniro , Sudanen dhahar lan guling. (Wahai, asahlah di dalam hatimu biar tajam menangkap isyarat isyarat ghaib. jangan terlalu banyak makan dan tidur, kurangilah hal tersebut, cita citakan kaprawiran ” keluhuran budi “, agar bisa mengekang diri) “.Inti yang cepat di tangkap dari wejangan ini menyangkut pada pengendalian diri dan cara yang harus di tempuh adalah dengan perpuasa.Hakekat Puasa adalah pengekangan diri, karena alam duniawi banyak memberi godaan. Silau dengan kemewahan, apalagi kalau sedang mendapat suka cita yang berlebihan, ” Maka kaprayitnan batin ( kewaspadaan ) akan terkurangi. Manusia akhirnya akan terbelenggu nafsunya. Nafsu yang bersumber dari dirinya sendiri.Nafsu merupakan sikap angkara yang dalam

Wulang Reh di sebutkan terdiri dari 4 macam , yaitu :

1. Lawwamah, Bertempat di perut, lahirnya dari mulut ibarat hati bersinar hitam. Akibatnya bisa menimbulkan  dahaga, kantuk dan lapar.
2. Amarah, artinya garang bisa menimbulkan angkara murka, iri dan emosional. Ia berada di empedu, timbulnya lewat telinga bak hati bercahaya merah.
3. Sufiyah, Nafsu yang menimbulkan birahi, rindu, keinginan dan kesenangan. Sumber dari Limpa timbul lewat mata bak hati bercahaya kuning.
4. Muthmainah, Berarti rasa ketentraman. Punya watak yang senang dengan kebaikan, keutamaan dan keluhuran budi. Nafsu ini timbulnya dari tulang, timbul dari hidung bagai hati bersinar putih.

Lelaku Puasa.

Ritualnya di mulai dengan reresik raga ( membersihkan badan ). Badan harus bersih dari kotoran dunia, caranya dengan siram jamas ( mandi besar ).
Kalau perlu menggunakan kumkuman ( rendaman ) bunga lima warna, Mawar, Melati, Kenanga, Kanthil putih, Kanthil kuning. Waktu mandi membaca doa ” Ingsun Adus Ing Banyu Suci, Kang adus badan sejati, Kakosokan nyowo sejati, Amulyaaken kersane Pangeran ( Aku mandi di air suci, Yang mandi badan sejati, membersihkan nyawa sejati, memuliakan takdir Illahi.

Lelaku, jangka waktu puasa ini sehari semalam yang di mulai pukul 24.00 WIB di akhiri pukul 24 WIB hari berikutnya. lelaku puasa yang lebih bersifat khusus. Jangka waktunya 3 hari. Keistimewaan puasa ini menurut pinisepuh ( para arif ) jawa terletak pada nilai amalannya. Seseorang yang melakukan puasa dina dulur ini, nilai amalannya hampir sama dengan puasa 40 hari. Keistimewaan lain adalah terletak pada mustikanya. Puasa ini di yakini dapat menyelesaikan problematika hidup yang sangat berat dalam waktu yang sangat mendesak.

Tiga weton dan buang sengkala.

Ritual Puasa dina dulur ini selama 3 hari, dan harus tepat pada hari Selasa Kliwon, Rabu Legi dan Kamis Pahing. Tentu saja ini dari hitungan kalender jawa, atau umumnya dalam satu bulan terdapat 3 hari yang berurutan ini. Tinggal kita saja yang menentukan ada kesiapan atau tidaknya niatan yang mantap untuk menjalankan lelaku puasa khusus ini.Jangka waktunya juga sama dengan waktunya puasa puasa kejawen lainnya. Dimulai ( sahur ) pada pukul 24 WIB di akhiri ( Berbuka ) pada pukul 24 WIB hari berikutnya. Demikian juga kesiapan jiwa raga seseorang yang hendak berpuasa. Di pagi harinya, sebelum hari (H) ia wajib melakukan pembersihan diri dengan cara ” siram jamas ” ( mandi besar ) lebih baik kalau menggunakan kumkuman ( rendaman ) bunga setaman yang baru di beli di pasar.

Cara mandi jamas ini tidak boleh sembarangan. Rendaman bunga yang tercecer itu harus di kumpulkan dan di larung ( di buang ) di sungai. Hal ini di dasarkan pada mitos “sengkala” ( nasib buruk/dosa dosa ). Termasuk sifat buruk dan nafsu dalam diri manusia harus harus di buang jauh. Larung di maknakan di buang jauh. Sedangkan sungai ( muaranya menuju lautan bebas ) sebagai simbol dunia luas dan tak terbatas.

Bubur Lima Warna.

Akan lebih sempurna bila dalam ritual larung ini di sertakan sesajen berupa bubur lima warna. Hitam, putih, Merah, Kuning dan merah di beri titik putih. Lima warna ini berarti menghormat pada ” Keblat Papat Limo Pancer ” ( Keblat 4 5 bumi tempat berpijak ). Hitam berada di utara, merah di selatan, kuning bertempat di barat dan putih berada di timur.Khusus Filosofi bubur merah bertitik putih, sebenarnya di artikan penghormatan kepada orang tua. Bisa juga sesepuh ( leluhur kita ) baik yang masih hidup ataupun yang sudah meninggal. Namun dalam khasanah kiblat tadi di maknakan pancer.Tentang bubur lima macam ini bisa kita kaitkan dengan simbolisasi bunga lima warna. Dan semua unsur ini di maksudkan sebagai pelengkap sebelum melakukan puasa dino dulur. tetapi jauh di balik ini semua ada mitos bahwa semua unsur itu sebagai pendukung ( kekuatan batin ) dalam melaksanakan puasa. Sekaligus penguat dan peneguh iman seseorang dalam menjalankan ritual puasanya.

Saudara-Saudara Halus / Sedulur papat kalimo pancer

Orang Jawa tradisional percaya eksistensi dari sedulur papat ( saudara empat ) yang selalu menyertai seseorang dimana saja dan kapan saja, selama orang itu hidup didunia. Mereka memang ditugaskan oleh kekausaan alam untuk selalu dengan setia membantu, mereka tidak tidak punya badan jasmani, tetapi ada baik dan kamu juga harus mempunyai hubungan yang serasi dengan mereka yaitu :

a. Kakang kawah, saudara tua kawah, dia keluar dari gua garba ibu sebelum kamu, tempatnya di timur warnanya putih.
b. Adi ari-ari, adik ari-ari, dia dikeluarkan dari gua garba ibu sesudah kamu, tempatnya di barat warnanya kuning.
c. Getih, darah yang keluar dari gua garba ibu sewaktu melahirkan, tempatnya di selatan warnanya merah
d. Puser, pusar yang dipotong sesudah kelahiranmu, tempatnya di utara warnanya hitam.

Selain sedulur papat diatas, yang lain adalah Kalima Pancer, pancer kelima itulah badan jasmani kamu. Merekalah yang disebut sedulur papat kalimo pancer, mereka ada karena kamu ada. Sementara orang menyebut mereka keblat papat lima tengah, ( empat jurusan yang kelima ada ditengah ). Mereka berlima itu dilahirkan melalui ibu, mereka itu adalah Mar dan Marti, berbentuk udara. Mar adalah udara, yang dihasilkan karena perjuangan ibu saat melahirkan bayi, sedangkan Marti adalah udara yang merupakan rasa ibu sesudah selamat melahirkan si jabang bayi. Secara mistis Mar dan Marti ini warnanya putih dan kuning, kamu bisa meminta bantuan Mar dan Marti hanya sesudah kamu melaksankan tapa brata ( laku spiritul yang sungguh-sungguh )
mereka itu selalu bersama kamu, menjaga kamu dimanapun kamu berada. Mungkin kamu tidak menyadari bahwa mereka itu menolongmu dalam setiap saat kegiantanmu, mereka akan senang, bila kamu memperhatikan mereka, mengetahui akan keberadaan meraka. Adalah bijaksana untuk meminta mereka supaya berpatisipasi dalam setiap kegiatan yang kamu lakukan, seperti : minum, makan, belajar, bekerja, meyopir, mandi dam lain-lain.

Dalam batin kamu mengundang mereka, misalnya :
1. Semua saudara halusku, saya mau makan, bantulah saya ( ewang-ewangono ) artinya mereka itu akan membantumu, sehingga kamu selamat pada saat makan dam makanan itu juga baiak untukmu.
2. Semua saudara halusku, bantulah saya untuk menyopir mobil dengan selamat sampai kantor. Ini artinya kamu kan menyopir dengan selamat sampai ke kantor, tidak ada kecelakaan yang terjadi pada kamu, pada mobil dan yang lain-lain.
3. Semua saudara halusku, saya akan bekerja, bantulah saya supaya bisa meyelesaikan pekerjaan ini dengan baik dan lain-lain.

Tetapi kamu jangan meminta partisipasi mereka pada waktu kamu mau tidur, untuk hal itu kamu harus berkata : saya mau tidur lindungilah saya ( reksanen ) pada waktu saya tidur, kalau ada yang mengganggu atau membahayakan, bangunkanlah saya, sambil membaringkan badan ditempat tidur sebelum menutup mata, dengan meletakkan tangan kanan didada, menyentuh jantung, katakanlah : “ saya juga hidup “
Dengan mengenali mereka artinya kamu memperhatikan mereka dan sebaliknya mereka pun mengurusi kamu. Kalau kamu tidak memperhatikan mereka, mereka tidak akan berbuat apapun untuk menolongmu, mereka mengharap supaya secepatnya kamu kembali ke asalmu, supaya mereka itu secepatnya terbebas dari kewajibannya untuk mendampingimu. Ketika kamu kembali kealam kelanggengan, mereka juga akan pergi dan berharap diberi kesempatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk dilahirkan sebagai manusia dengan jiwa dan raga dalam hidup baru mereka di dunia.
Weton adalah peringatan hari lahir seseorang yang terjadi setiap 35 hari sekali. Untuk orang Jawa tradisional mengetahui wetonnya itu penting dan harus diingat kapan wetonnya itu, dengan mengetahui tanggal, bulan, tahun kelahiran seseorang bisa ditentukan hari wetonnya.

1. Pada saat weton biasanya akan dibuat semacam sesaji sederhana yang berupa secawan bubur merah putih dan satu gelas air hangat. Pemberian ini adalah untuk saudara-saudara halus, dengan mengatakan: ini untuk semua saudara halusku, aku selalu ingat kamu, mengenali kamu, maka itu bantulah dan jagalah aku. Sesaji sederhana ini juga untuk mengingatkan dan bersyukur kepada ibu dan ayah, karena melalui merekalah kamu dilahirkan dan hidup di dunia ini. Selanjutnya untuk mengingat dan menghormati para leluhur dab yang paling penting untuk mengingat dan memuji Sang Pencipta Hiduo, Tuhan Yang Maha Kuasa.
Cara yang lengkapuntuk meyebut saudara-saudara halus tersebut adalah : Mar marti, kakang kawah, adi ari-ari, getih puser sedulur papat, kalimo pancer .
- Bantulah saya (katakan apa keperluanmu)
- Jagalah saya pada waktu saya tidur
Sebaliknya kamu menyebut nama mereka dengan lengkap sehingga kamu menjadi biasa dengan mereka (jumbuh) misalnya untuk beberapa bulan. Sesudah itu kamu boleh memanggil mereka semua : saudara halusku.
Tetapi pada saat kamu berdoa atau meditasi, kamu menyebut dengan nama lengkap, juga pada saat kamu memberikan sesaji untuk mereka, katakanlah nama mereka satu demi satu. Kamu hendaknya tahu bahwa kakang kawah dan adi ari-ari adalah yang paling banyak membantu kamu. Kakang kawah selalu berusa dengan sebaik-baiknya supaya semua keinginan dan usahamu terealisir sedangkan adi ari-ari selalu berusaha menyenangkan kamu.
Oleh karena itu pada saat kamu akan melakukan hal yang penting atau sebelum berdoa, sesudah menyebutkan nama lengkap mereka satu persatu, ulangi lagi dengan menyebut kakang kawah dan adi ari-ari untuk membantumu.

2. Selain memberikan sesaji kepada saudara-saudara halus kamu bisa menyucikan diri, antara lain dengan cara berpuasa selama 24 jam, hanya makan buah dan sayuran ; makan nasi putih dan minum air putih ; tidur sesudah tengah malam atau tidak tidur sama sekali dan lain-lain.
Ada juga yang melakukan selama tiga hari berturut-turut, yaitu satu hari sebelum weton, pada saat weton dan sehari sesudah weton yang disebut Ngapit.dengan selalu meminta partisipasi dari saudara-saudara halusmu, ini berarti kamu aktif secara lahir maupun batin
Yang melakukan sesuatu itu bukan hanya aku, tetapi Ingsun yaitu aku-lahir, luar (jobo) bersama dengan aku dari batin (jero). Maka itu orang Jawa yang mau melakukan hal penting berkata : Niat Ingsun.
Dengan melakukan laku spiritual seperti tersebur diatas, biasanya orang berharap supaya hidupnya selamat dan sejahtera, atau untuk penghayatan ilmu sejati merasa lebih dekat kepada hidup sejati atau kasunyatan.

Ini artikel aku cari dan aku log di web kami ini agar setiap aku punya kesempatan dan lupa bisa langsung membuka dan mengingatnya kembali. Menurutku ini penting walaupun belum membuktikan sendiri, saya berharap suatu saat mendapat hidayah yang benar.Amiin


Sumber berita ( http://aindra.blogspot.com/2007/09/puasa-weton-sedulur-4-limo-pancer.html)

Oktober 24, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | TENAGA DALAM | | 1 Komentar

PENGOBATAN ENERGI TENAGA DALAM

PENGOBATAN ENERGI TENAGA DALAM
Satria Nusantara



SYARAT

  1. Anggota Satria Nusantara (SN) yang aktif yang mempunyai kemampuan dan kemauan.
  2. Sehat lahir bathin, percaya serta memiliki mental yang baik.

CARA LATIHAN

A. Kosentrasi pemancaran getaran di telapak tangan

Fungsi : Menembakkan getaran ke arah yang sakit

Cara :

B. Konsentrasi penarikan getaran pada telapak tangan

Fungsi : Menarik penyakit yang ada

Cara :

C. Konsentrasi merasakan getaran pada telapak tangan

Fungsi : Mendeteksi atau mencari sumber penyakit.

Cara :

BACK TO TOP

CARA PENGOBATAN

A. Umum

  1. Memohon/berdoa kepada Tuhan YME agar apa yang ingin kita kerjakan berhasil.
  2. Semua apa yang ingin kita kerjakan harus dasarkan kepada niat.
  3. Sebelum mengobati kita harus mendeteksi atau mencari sumber penyakit, sebaiknya dilakukan pendeteksian ke seluruh tubuh.
  4. Secara umum pengobatan dilakukan dengan tembak dan tarik kecuali pada penyakit tertentu sesuai petunjuk.
  5. Lama pengobatan tergantung pada konsentrasi dan pengalaman mengobati.
  6. Setiap kali selesai mengobati jangan lupa ‘dipagar’ agar semua penyakit yang sudah keluar tidak dapat masuk lagi.

BACK TO TOP

B. Khusus

1. Batu ginjal

Salurkan Tenaga Dalam ke daerah ginjal dari belakang dengan niat mendorong batu ginjal agar keluar ke ureter, tarik dari depan dengan niatan keluarkan dari saluran kencing, kalau memungkinkan diberikan air putih yang sudah diisi dengan niat menghancurkan dan memperlancar saluran kencing.

2. Nyeri di bagian ginjal

Salurkan Tenaga Dalam di daerah sekitar ginjal & sampai rasa nyeri berkurang.

3. Diabetes (gula)

Salurkan Tenaga Dalam di daerah pankreas.

4. Pusing, nyeri kepala, migrain

Salurkan Tenaga Dalam di daerah yang nyeri atau sakit dan dibersihkan dengan nafas hisap di daerah yang nyeri atau sakit.

5. Mata

Salurkan Tenaga Dalam di antara dua mata, niatkan tenaga kita menyebar ke sekeliling mata.

6. Telinga

Salurkan Tenaga Dalam di daerah mastaoid, letaknya di telinga bawah bagian belakang.

7. Susah tidur

Salurkan Tenaga Dalam di daerah tengkuk atau leher atas bagian belakang melingkar ke otot mata.

8. Asma

Salurkan Tenaga Dalam di daerah tenggorokan kemudian ke paru-paru.

9. Paru-paru

Salurkan Tenaga Dalam di dada kiri dan kanan.

10. Hidung

Salurkan Tenaga Dalam di mulai dari daerah dahi terus ke hidung dan ke samping kiri dan kanan hidung.

11. Darah tinggi

Salurkan Tenaga Dalam di jantung, ginjal dan tengkuk.

12. Darah rendah

Tarik daerah jantung.

13. Jantung kambuh dan sesak

Salurkan Tenaga Dalam di daerah jantung sambil berkonsentrasi agar irama jantung mengikuti irama yang kita inginkan.

14. Susah kencing

Salurkan Tenaga Dalam di daerah ginjal kiri dan kanan arah ke prostat (daerah kelamin) dan bila memungkinkan diberi air putih yang sudah “diisi” dengan maksud agar aimya dapat memperlancar kencing.

15. Nyeri haid

Salurkan Tenaga Dalam di daerah bawah pusar.

16. Tangan dan kaki berkeringat

Salurkan Tenaga Dalam pada telapak-telapak tangan dan kaki serta beberapa persendian yang lain.

17. Tangan dan kaki sulit digerakkan

Salurkan Tenaga Dalam di daerah beberapa persendian dan telapak kaki.

18. Keluhan daerah perut

Salurkan Tenaga Dalam pada daerah yang terdeteksi ada gangguan atau yang sakit.

19. Segala macam kanker

Salurkan Tenaga Dalam di daerah yang sakit dan ditarik.

20. Rambut rontok

Salurkan Tenaga Dalam di daerah kepala bagian syaraf-syarafnya agar rambut dapat subur kembali.

Inilah diantara sekian banyak penyakit yang dapat kita obati dan masih banyak lagi penyakit-penyakit yang lainnya.

Catatan :

Oktober 24, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | TENAGA DALAM | | Belum Ada Tanggapan

Membangkitkan tenaga dalam+memperkuat aura dasar

Teknik Basic I
Membangkitkan tenaga dalam+memperkuat aura dasar

Tekniknya begini :

1. Nafas perut
Tekniknya tarik nafas lewat hidung, perut ikut mengembang…buang halus lewat hidung sambil perut dikempiskan sekempis-kempisnya. Agak ditekan sedikit ke dalam. Gak perlu tahan nafas, otomatis antara tarikan dan buang nafas ada jeda barang sedetik sih. Inget untuk selalu rileks…gak perlu pakai konsentrasi berlebihan, tp cukup pindahkan perhatian pikiran ke perut. Posisinya bisa duduk atau bersila. Sebisa mungkin jangan bersandar. Lakukan min sepuluh menit. Kalau dasarnya udah kuat entar ada hawa hangat di perut. Kalau dilakukan semakin lama ntar atmosfir udara di sekeliling loe berubah jd sejuk, agak2 dingin malah.
2. Nafas dada
Tarik nafas lewat hidung, dada yang mengembang/naik. Usahakan posisi perut tetap rata, jd udara gak terlalu banyak masuk ke perut. Tahan senyaman mungkin. Idealnya minimal 3 detik. Semakin lama semakin bagus, tp yang terpenting sesuai kesanggupan…loe ngerasa nyamannya berapa lama. Buang halus lewat mulut. Otomatis dada ikut mengempis. Usahakan semua otot tubuh rileks. Cukup pindahkan perhatian pikiran ke dada. Lakukan minimal 10 menit juga. Kalau ada rasa hangat di dada pertahankan fokus perhatian ke rasa hangat td.
3. Nafas diafragma
Tarik nafas lewat hidung, tp dada + perut sama2 ikut mengembang. Pindahkan fokus perhatian ke ulu hati. Biasanya ada sedikit terasa tekanan di daerah ulu hati. Tahan senyaman mungkin, lalu buang halus lewat mulut sambil mengempiskan dada+perut. Tetap rileks…Lakukan minimal 10 menit juga.

Jd urutan latihan seperti diatas, nafas perut, lalu pindah ke nafas dada, lalu langsung pindah ke nafas diafragma. Usahan perpindahan antar tiap nafas sesmooth mungkin, and tanpa putus. Setelah kelar, lakukan lg nafas perut dengan santai…fokuskan perhatian ke area solar plexus (antara pusar dan perut bawah). Lakukan sampai terasa hawa hangat di area ini, kalau terasa teruskan nafas perut minimal 5 menit lg. Kalau tidak terasa hawa hangat, cukup lakukan nafas perut sampai suhu tubuh normal atau hawa disekeliling menjadi sejuk. (umumnya dalam proses latihan td suhu tubuh meningkat sampai mengeluarkan keringat yang cukup banyak).
Ini harus dilakukan, untuk menyimpan tenaga dalam yang sudah bangkit td di solar plexus…

Setelah itu duduk/bersila, posisikan kedua telapak tangan di atas lutut dengan telapak tangan menghadap keatas. Niatkan menyerap energi alam dan ditampung di tangan td. Dengan berniat otomatis otak mengirimkan perintah ke tubuh untuk mempersiapkan diri menyerap energi. Setelah itu rasakan dikedua telapak tangan….ada sensasi energi tidak? Kalau ada cukup pertahankan fokus perhatian ke kedua telapak tangan, sampai terasa berat/hangat sekali. Bayangkan energi yang diserap td tertampung di kedua tangan dan membentuk bola energi…..Setelah cukup (pakai intuisi bro…) masukkan ke tubuh melalui ubun2. Caranya angkat kedua telapak tangan yang sudah ada bola energinya td ke atas ubun2…lalu gerakkan ke arah belakang kepala sambil berniat/membayangkan energi masuk dan menyebar ke seluruh tubuh. Ulangi min 5 kali….

Untuk yang tidak merasakan sensasi energi di telapak tangan pada saat melakukan penyerapan energi alam ini, silakan lakukan latihan kepekaan dasar berikut:

1. Gosok2 kan kedua telapak tangan perlahan-lahan, kemusian semakin lama semakin cepat sampai kedua telapak tangan terasa panas.
2. Setelah terasa panas, pisahkan kedua tangan dalam jarak +/- 25-30 cm, dalam posisi saling berhadapan di depan dada.
3. Fokuskan perhatian ke ruang kosong antara kedua telapak tangan, rasakan sensasi gelombang elektromagnetic yang terjadi.
4. Apabila terasa sensasi energi yang cukup kuat, jauhkan jarak antara kedua telapak tangan perlahan-lahan sambil tetap merasakan sensasi energi yang ada.
5. Tahan jarak kedua telapak tangan sampai maksimal +/- 60 cm. Kemudian dekatkan lagi perlahan-lahan.
6. Ulangi langkah 1-5 diatas beberapa kali.

Tips:

-Lakukan serileks mungkin, gak perlu terlalu dipaksakan. Tahan nafasnya cukup senyaman mungkin…sekuat loe deh! Kalau gak kuat 10 menit tiap nafas, boleh 5 menit-5 menit dulu…
-Usahakan pakai baju yang agak longgar, jangan memakai aksesoris apapun (jam tangan, cincin dll)
-Untuk latihan nafas lakukan dengan mata terbuka..untuk menghindari ada pengejangan di area otot wajah dan kepala, sehingga energi latihan tdk banyak yang tersalur ke area kepala dl…
-Untuk penyerapan energi alam bs dilakukan dalam kondisi mata tertutup, dan lakukan dengan pernafasan biasa atau nafas perut..(silahkan pilih yang lebih nyaman & rileks)

Warning :
- Untuk teknik Latihan Pernafasan Jangan disatukan, dimodifikasi dengan teknik latihan lain walaupun mirip. Pada teknik selanjutnya akan ada teknik membuka jalur energi yang apabila dikombinasikan bukan dengan teknik pernafasan diatas akan berakibat buruk bagi kesehatan.

10 menit / 5menit lama lho bro…
hirup 5 menit , tahan di bawah perut 5 menit ,keluarin perlahan 5 menit…lama ini bro.. kalo yg krasa berat jgn maksain lsg 5 menit… pake hitungan ajah dulu.. hirup itung 1-10 tahan hitung 1-10 hembuskan hitung 1-10

afdolnya sih hitungan diganti zikir .. [ngecek ruas jari] plg bagus …

sekdar kasih usul ajah…

karena ini termasuk awal dlm meditasi…
pernafasan meditasi kalo bisa jgn membebani .. jgn terkungkung ama patokan menit..
harus ada diversi supaya tubuh mau menerima olah nafas serileks mungkin..
trus waktu olah nafas… PERHATIKAN dulu NIATnya.. NIAT OTAK kita harus dulu FOKUS ke OLAH NAFAS…[meditasi]..
pahami dulu MEDITASI..[mengheningkan cipta] meditasi bukan hanya sekedar duduk diem KOSONG pikiran ..kagak bro… plg gampang buat newbie…
ane usulin gini…
urutannnye
1. NIAT dr OTAK dan HATI…
buat meditasi.. [ olah nafas ... mengheningkan cipta .. pikiran fokus ke menghayati alam sekitar.. RASAkan aliran udara disekitar kita...PLG pas emang disertai DZIKIR ..semisal SUBHANAllah..Maha SUCI ALLAH.. kesucian ALLAH tiada berbanding] jd kita sugesti dulu pikiran kita.. trus mantapkan hati ..supaya badan kita menerima perintah2 otak/pikiran td … rileks… rileks… [gue sih nyaranin dzikir krn lebih enak jg konsentrasi pikirannya]

2. Olah nafas..
biasakan jgn membebani tubuh … meditasi jgn dijadikan OLAH RAGA yg nuntut energi berlebihan.. ntar dapatnya kayak renang ajah.. mulai dr tingkat yg paling rendah.. hitungan 1-3 … sedot 1-3.. tahan 1-3.. lepas 1-3,pernafasan perut ..tahan nafas dengan konsentrasi ke otot bawah pusar atas “mr p” dipertengahan area itu.. tahan disana. hembuskan perlahan2 sesuai hitungan…

buat newbie … jgn langsung mk hitungan menit… bisa lekas capek ntar.. kalo udah capek ntar malah buat badan trouma.trus gak bisa rileks lagi…jd bukan dpt manfaat pernafasan malah dpt capek doang.

mulai dr hitungan 1 sampe 3… trus naik jd 1 sampe 5 trus selanjutnya ..sampe badan bisa menerima hitungan menit..berarti 1 sampe 60 … br setekah itu 5 menit 10 menit…dan seterusnya…

3. lakukan urutan 1-2 td selama 1 menit dulu… jd kira2 5 kali siklus… rasakan dulu apakah badan anda masih rileks ato dah kepayahan [contoh kepayahan pecahnya konsentrasi pikiran kite...].
kl gak… naikin jd 2 menit .. berikut selanjutnya.. ASAL jgn sampe ANDA MEMAKSAKAN BADAN ANDA.. kalo udah capek. istirahat dulu…trus disambung lagi .. ingat ya bisa 2 menit ajah itu udah bagus… kalo orang2 dulu bisa berhari2 ni bahkan berbulan2 ampe lupa makan segala [TAPA BRATA] tp jgn samakan JAMAN kita dengan ERA mereka ini.. JAMAN kita dah lain.. mknya dikit2 ajah … luangkan waktu barang 1 jam buat latihan olah nafas ini… sedikit demi sedikit…

LOGIKAnya…
ORAng yg kuat MEDITASI pasti nafasnya panjang.. kalo nafasnya panjang berarti dia bakal tidak cepat lemes,pusing2 etc…karena dengan MEDITASI KAPASITAS PARU2 dalam menampung OKSIGEN akan tambah banyak.. terapi/latihan paling bagus tuk meningkatkan kapasitas paru2 adalah dengan PERNAFASAN PERUT.. nah tanamkan ini di pikiran kita dulu.. supaya lebih konsentrasi supaya nalar kita gak ada pertentangan ” ngapain ane susah2 meditasi..” disinilah makna arti ATI KAREP MANTEP !!! Niat HATI dan NALAR udah MANTAP..
nah kalo istilah ATI KAREP MANTEP MADEP… khusus MADEP[arah] ini udah lain lagi… mungkin dlm hal ini sy dan mas arr bisa beda pendapat… jd sy gak banyak komentar disini.. krn bg sy ARAH adalah TUJUAN [GURU / ILMU apa yg dituntut]
ah … ginian mas Arr pasti dah tau…

demikian usul sy…
supaya apa yg disarankan mas Arr bisa membuahkan hasil..dan tidak sia2 ,sy hanya melengkapi penjelasan mas Arr masalah olah nafas ajah…

http://www.bluefame.com/lofiversion/index.php/t43280.html

Oktober 24, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | TENAGA DALAM | | Belum Ada Tanggapan

ayu latihan tenaga dalam

Sekali lagi saya di sini bukan ahli dan bukan juga mengajari, tetapi berbagi apa yang sudah pernah saya lalui dari berbagai macam ilmu seni pernafasan.

buat yang master mungkin bisa saling mengisi dan dibantu.

Yang akan kita lakukan yaitu olah seni pernafasan, di mana nanti akan menghasilkan energi yang murni 100 % dari tubuh kita sendiri tanpa bantuan dari ghaib (kodam / jimat)

energi yang akan kita bangkitkan berasal dari titik tubuh kita yang berada sekitar 3-4 jari di atas dari kelamin. ada yang bilang tantien, solar flexus dll

untuk dapat mengaktifkan energi tersebut butuh latihan yang kontinyu dan tidak cepat putus asa, apa lagi bagi mereka yang pemula.

pada setiap individu mungkin hasilnya akan berbeda dan juga sensasinya yang akan dirasakan juga akan berbeda

yuk kita mulai latihan aja…..

1. cari tempat yang tenang dan nyaman, terserah mau dimana saja.

2. Berdoa kepada Tuhan YME tuk perlindungan dari hal2 yg negatif

3.duduk bersila dengan tulang punggung tegak lurus dengan kepala, tangan dikepal dan ibu jari digemgam dengan posisi punggung tangan menghadap keatas dan tangan diletakkan di atas lutut.

4. Mulai persiapan pernafasan, hirup nafas melalui hidung perlahan dan buang nafas melalui mulut dengan perlahan seperti kita meniup sedotan. ulangi sampai 3 x

5. Tarik nafas perlahan melalui hidung sampai 9 hitungan,

6. Kemudian alihkan nafas dan tekan ke dalam solar plexus sehingga solar plexus menjadi lebih keras dan kencang, tahan nafas serta pertahankan solar plexus yang keras dan kencang hingga 9 hitungan.
Cat: jgn alihkan nafas ke perut yang menyebabkan perut membesar, tetapi alihkan pada bagian bawah perut.

7. Lalu buang nafas perlahan melalui mulut sampai 9 hitungan. bila dilihat pernafasan secara keseluruhan / 1 siklus seperti segitiga sama sisi, 9 hitungan menarik nafas 9 hitungan tahan nafas dan 9 hitungan hembuskan nafas

8. ulangi pernafasan sampai 9 kali siklus pernafasan.

Cat:
untuk mengetahui apakah pernafasan kita benar atau salah yaitu dengan menekan solar plexus saat kita menahan nafas di solar plexus, yaitu dinding perut solar plexus akan kencang dan lemas pada saat menghembus nafas atau menarik nafas.

http://www.liveconnector.com/forum/viewtopic.php?t=19154

Oktober 24, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | TENAGA DALAM | | Belum Ada Tanggapan

setiap orang punya tenaga dalam

Apakah setiap orang mempunyai tenaga dalam?

Apakah setiap orang mempunyai tenaga dalam?
Atau tenaga dalam semacam bakat bagi orang tertentu?
Ilmu tenaga dalam berasal dari pengetahuan India kuno sekitar 6000 tahun yang lalu. Dari sana lalu menyebar, salah satunya ke China dibawa oleh Boddidharma.

Tenaga dalam disebut Kundalini atau Shakti, dapat dikatakan sebagai lapisan tubuh yang tidak terlihat bersama-sama dengan chakra (pusat energi) dan nadi (saluran-saluran). Kundalini dibangkitkan melalui dasar praktek-praktek yoga dan tantra seperti fokus, nafas dan latihan-latihan fisik lainnya.
jawaban
Latihan ini sebenarnya dimaksudkan untuk mencapai “kesadaran sempurna”, akan tetapi banyak orang mentok pada buahnya yaitu kedamaian. Atau yang lebih rendah, karena pengaruh ego (ahamkara) mentok pada bunganya yaitu kesaktian / tenaga dalam.

Ya sebenarnya setiap orang mempunyai tenaga dalam dirinya akan tetapi bagi yang blum prnah latihan, tenaga dalamnya masih tidur istilahnya. pada suatu sumber saya pernah membaca, bukti bahwa tenaga dalam pd diri setiap manusia ada itu ketika kita dikejar anjing kita dapat berlari cepat sekali atau bahkan melompat parit yang lebar, padahal sebelumnya kita gk bisa melompati itu tandanya bahwa tenaga dalam kita bangun sementara.

semua orang dapat memiliki tenaga dalam dengan latihan tertentu tidak harus bakat, walaupun ada orang yang cepat mempelajari tenaga dalam dengan bakat yang dimilikinya.

latihan dalam tenaga dalam bermacam2 ada yang menggunakan nafas ada juga yang menggunakan doa ada juga yang kedua-duanya.

http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080814073550AALHQ89

Oktober 24, 2008 Ditulis oleh 4wand4 | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan